Proyek pembangunanSeptic Tank Komunal di Kabupaten Lingga Mubazir. Foto : JK

LINGGA, SIJORITODAY.com– – Pembangunan 21 septic tank yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lingga dengan total anggaran sebesar Rp 1,4 Milyar dan dikerjakan CV Pribumi Jaya Mandiri terkesan asal jadi dan kurang bermanfaat.

”Buatnya asal jadi saja kita tidak bisa merasakan manfaat dari pembangunan ini.”ujar salah seorang warga Dabo Lama sebut saja Yadi pada sijoritoday.com, Selasa (9/5).

Menurut Yadi, baru beberapa bulan pembangunan tangki septic komunal yang mengunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut sudah banyak yang rusak. Bahkan ada beberapa unit sejak dibuat hingga saat ini tidak dapat digunakan.

Sejumlah warga telah menyampaikan keluhan pada pihak kontraktor tentang pembangunan tersebut, namun hingga kini tidak ada tanggapan. Sudah ada beberapa pihak yang mengambil gambar atau meminta keterangan lisan dari warga, namun kondisi tangki septic tidak ada perubahan.

”Sudah banyak yang foto-foto atau tanya-tanya tapi belum juga melakukan perbaikan tangki, mending kami buang kotoran di laut kayak dulu dan dananya bisa di buat bangun yang lain dari pada tak ada manfaatnya.”imbuh Yadi yang diamini sejumlah warga.

Sementara itu, Kadis Pekerjaan Uumum kabupaten Lingga, Said Nirsyahdu mengatakan, sistem pembangunan tangki septic menggunakan media bakteri sehingga aman bagi lingkungan.

Warga Dabo Lama yang tinggal diatas sungai selama ini membuang limbah langsung ke sungai. Dengan dibangunnya septic tank komunal warga sekitar akan dapat lebih bersih dan terlindungi.

Proyek pembangunan tangki septic komunal yang menggunakan tehnik penetralan limbah dengan bakteri. Diharapkan dapat mendukung upaya Pemkab Lingga untuk menciptakan lingkungan yang bersih serta target kabupaten Lingga mendapatkan piala adipura tahun 2017 tercapai.

Penulis : Jon Kosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here