Kepala DPMD Dukcapil Kepri Sardison saat menyampaikan kata sambutan

BATAM, SIJORITODAY.com  – – Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Kepri telah melaksanakan Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi se-Kepri tahun 2017 selama dua hari dilaksanakan pada tanggal 17 sampai 19 Mei, di Kepri Mall kota Batam, Kepulauan Riau.

Pelaksanaan Lomba TTG tahun 2017, dalam rangka untuk mengembangkan kreativitas masyarakat untuk menciptakan TTG serta menjaring teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

”Tujuannya supaya tercapai dan terjadinya percepatan alih teknologi kepada masyarakat. Dan juga sebagai wadah untuk menghimpun TTG yang bermanfaat bagi kehidupan,” kata kepala BPMD Disdukcapil Provinsi Kepri, Sardison.

TTG tersebut mengambil tema “melalui lomba inovasi TTG, kita kembangkan kreativitas dalam mendukung percepatan alih teknologi kepada masyarakat”.

“Alasan kita dilaksanakan di Kepri Mall Batam, karena tempatnya merupakan tempat keramaian yang sering dikunjungi masyarakat. Selain itu, untuk transportasi penerbangan antara Kabupeten seperti Natuna, Anambas, lingga, Karimun dan lainya lebih lancar ke Batam dan juga berdasarkan keinginan dari kawan kawan peserta,” ucap Sardison.

Disamping itu, para peserta dari Tujuh Kabupaten/kota mempromosikan kreativitas masing-masing dengan harapan agar dapat menjadi bahan unggulan Pemerintah Provinsi Kepri. Beberapa  tokoh masyarakat Kepulauan Riau yang hadir pada acara TTG tersebut terlihat kagum melihat kreativitas para peserta TTG yang begitu luar biasa dapat menciptakan bahan-bahan modern dari hasil modivikasi sendiri tanpa menggunakan karya orang lain.

Dengan begitu, kata Sardison, pihaknya akan mempertahankan pencapaian di ajang TTG Nasional. TTG Provinsi ini akan menjadi sarana yang tepat untuk melahirkan inovator-inovator dari Kepri.

“Ada juga keinginan dari Gubernur Kepri Nurdin Basirun untuk lomba inovasi TTG ini agar dapat memberikan manfaat bagi pembangunan Kepri kedepan, kami dituntut untuk mengkoordinir dan membina para penemu yang telah melahirkan karya luar biasa,” katanya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan pembinaan berkelanjutan terhadap hasil karya dibidang Teknologi Tepat Guna (TTG) yang telah digelar ini. Kemudian bagi temuan-temuan yang ada selanjutnya akan dibukukan agar dapat disebarluaskan ke kampus-kampus, ke sekolah-sekolah dan ke perpustakaan. Dengan harapan Penemuan tersebut dijadikan stimulus untuk semua kalangan.

Sementara, untuk uang pembinaan bagi pemenang lomba TTG ini bagi pemenang pertama mendapatkan uang sebesar Rp13 juta, kedua Rp10 juta, dan ketiga senilai Rp 7 Juta Rupiah.

“Ada juga kepada pemenang harapan pertama sebesar Rp3 juta, ke dua Rp2,5 juta, dan harapan ketiga Rp2 juta, hal ini merupakan bentuk Apresiasi kami nantinya,” jelas Sardison.

Berikut foto-foto acara tesebut :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here