TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com –Anggota DPRD Tanjungpinang Dapil Tanjungpinang Timur Rahma dan Ismiati kembali melakukan reses, kali ini, di pasar bintan centre untuk meninjau langsung kondisi pasar yang sekaligus untuk menyerap aspirasi masyarakat setempat, Jumat (16/06/2017).

Rahma dan Ismiati melihat kondisi pasar dan perkembangan harga dagangan. Hal ini bertujuan untuk menjaring aspirasi dan masukan langsung dari pengelolah pasar, hingga pedagang.

Ismiati, Anggota Komisi III dari Fraksi PKS ini menyampaikan, aspirasi dari para pedagang adanya temuan dilapangan akan mahalnya sewa lapak pedagang, dan ada perbedaan data yang disampaikan BUMD dan pedagang.

“Pedagang merasakan harga sewa lapak Rp. 300.000 sampai dengan 350.000. Sedangkan dari BUMD menyampaikan  Rp. 375.000 dan ada juga yang cuman 70 ribu, bagaimana mungkin kita mengangkat ekonomi pedagang kecil kalau uang sewa seperti ini,” ungkapnya.

Hal senada dikemukan Rahma, dengan melihat kondisi lapangan dalam reses kali ini, banyak hal yang di temukan. Salah satunya  pengelelolahan tempat yang tidak lagi tertata rapi.

“Kalau beginikan pembeli jadi tidak nyaman. Pembeli harus di buat senyaman mungkin untuk belanja,
pedagang juga harus tertib akan batas
jalan tempat berjualan,” ujar Rahma.

Rahma mengimbau kepada para pedagang agar dapat memperhatikan lingkungan tempatnya berdagang, dan menta’ati atuan yang dibuat pihak pengelolah.

“Nanti kalau pedagang tidak bisa tertib, akan kita kenakan sanksi teguran hingga kosongkan meja,” tegasnya.

Kemudian Rahma dan Ismiati mencatat dan menampung masukan dan aspirasi yang disampaikan pihak pengelolah dan para pedagang.

“Temuan temuan dan masukan akan kami bahas, seusai lebaran nanti ada RDP untuk menyelesaikan ini dan juga akan dijadikan pokok-pokok pikiran DPRD sebagai salah satu acuan dalam penyusunan APBD 2018,” kata Ismiati dan Rahma.

Penulis: Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here