Rumah Potong Unggas kabupaten Lingga sudah rusak sebelum difungsikan. Foto : jk

LINGGA, SIJORITODAY.com– – Bangunan Rumah Pemotongan Unggas di Desa Batu Kacang Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga yang dibangun dengan anggaran Rp 520 juta dari anggaran APBN tahun 2013 terlantar sia-sia. Sejak selesai dibangun rumah potong tidak pernah sama sekali difungsikan. Beberapa bagian bangunan terlihat mengalami kerusakan.

“Sejak dibangun memang tidak pernah digunakan. Bangunan ini dibangun mengunakan dana APBN tahun 2013. Beberapa bagian bangunan sudah rusak karena tidak terawat,” ungkap El, seorang warga Desa Batu Kacang.

Menurut pria ini, masyatakat sekitar hanya dapat mengelus dada melihat bangunan megah yang dibangun pemerintah terbengkalai dan tidak pernah digunakan. Sementara warga sekitar tinggal dirumah yang bisa disebut tidak layak.

Ditegaskan El, dirinya bukan tidak mendukung program pemerintah, namun seharusnya dalam menentukan program pembangunan dilihat dengan skala perioritas. Dibandingkan rumah potong unggas, akan lebih bermanfaat bagi masyarakat bila dialihkan dengan program pemberdayaan.

“Bila anggaran pembangunan dialihkan untuk membeli itik atau ayam untuk membantu ekonomi masyarakat. Saya rasa didaerah ini belum butuh rumah potong unggas,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lingga, Rusli, mengatakan, pihaknya merencanakan memfungsikan rumah potong unggas tersebut. Akibat defisit anggaran selama ini Pemkab Lingga belum bisa memenuhi fasilitas yang dibutuhkan untuk memfungsikan rumah potong unggas yang telah dibangun.

“Tahun ini kami sudah anggaran sudah disiapkan untuk melakukan rehap dan memenuhi fasilitas untuk memenuhi kebutuhan pemotongan unggas,” kata Rusli.

Terkait letak rumah potong unggas yang dekat dengan pemukiman masyarakat, Rusli, mengaku tidak melanggar aturan tata ruang. Hal ini dikarenakan fungsi utama rumah potong unggas adalah hanya untuk memotong tidak memelihara.

Penulis : jon kosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here