Roni Sartika Kepala Dinas Pembangunan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bintan

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com- –
Sejumlah perangkat Desa Penaga yang terdiri dari RT, RW, BPD dan Sekretaris Desa Penaga, mendatangi kantor Bupati Bintan untuk menyampaikan tuntutan agar melakukan penon aktifan terhadap Kepala Desa Penaga, pada Senin (24/07/2017) lalu.

Sekretaris Desa Penaga, Sahuri menyampaikan, Beberapa alasan tuntutan Penonaktifan Kades Penaga, berawal dari persoalan insentif yang sudah hampir 7 bulan mereka tidak dibayar serta “Keengganan” Kepala Desa setempat mengeluarkan SK nya, kemudian bergulir ke persoalan – persoalan lainnya, seperti adanya Proyek Pembangunan yang di biayai oleh dana desa diduga bermasalah serta tidak terselesaikannya SPJ ditahun 2016.

“Persoalan ini berawal dari Gaji insentif yang belum mereka terima. dan selanjutnya adanya pembangunan yang tidak selesai pada tahun 2016, sehingga menyebabkan SPJ itu Tertahan dan dampaknya sampai pada insentif RT dan RW yang baru terpilih,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pembangunan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bintan, Roni Sartika mengatakan, untuk menon aktifkan seorang Kepala Desa, harus memenuhi kajian terlebih dahulu, hendak dilakukan investigasi tim independen Kabupaten untuk mengecek data dan akurasi meskipun perangkat desa setempat telah membuat laporan.

Sedangkan Bambang suginto selaku bagian Pemerintahan Pemkab Bintan, saat di konfirmasi terkait hasil akhir dari tuntutan penonaktifan Kepala Desa Penaga belum memberikan komentarnya.

Penulis: Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here