BINTAN, SIJORITODAY.com – – Kepala UPTD Balai Benih Induk Nil Erison mengatakan, saat ini lahan seluas 50 Hektar di Tembeling telah disusun dengan rinci seperti ditanami Durian 9 Hektar, Mangga 2 Hektar, Sirsak Setengah Hektar dan masih banyak benih-benih yang sedang dipersiapkan seperti Alpukat, Rambutan dan Jambu.

Benih itu sendiri didapat dari bahan yang teruji yakni dari balai penelitian langsung, sehingga terverifikasi dan ada surat resminya. Selain itu juga direncanakan akan dipersiapkan lahan untuk perternakan seluas 4 Hektar.

Mendengar penuturan dari Kepala UPTD tersebut, Gubernur berpesan agar pengelolaan lahan harus tepat guna dan tepat sasaran.

“Jangan tempatkan para THL hanya duduk di meja saja. Mereka kan sekarang di Dinas ini berarti buat tupoksi yang mengharuskan mereka bekerja dilapangan yakni memberdayakan yang ada di lahan yang luas ini, karna aturan disini kan kita digaji kemudian mengelola hasil pertanian lalu hasil yang didapat bisa kita jual dan hasilnya untuk kita pribadi,” pesan Nurdin.

Menurut Nurdin kedepannya ia memiliki ide untuk menjadikan lahan di Tembeling ini sebagai Argo Wisata terpadu.

“Semua dapat dibuat disini, ada lahan pertaniannya, ada lahan perternakannya dan di ujung juga ada lahan magrove, dan nanti kita akan buat taman untuk lebih memperindah lokasi. segera di susun dan dirancang dengan baik, lahan kita sudah ada, jika dibuat menarik tentu bisa mengundang investor untuk ikut andil dalam perecepatan pembangunan disini,” uja Nurdin dengan penuh semangat.

Sebelum meninggalkan lokasi, Gubernur berkesempatan berkeliling perkebunan dan turun sejenak untuk menyapa dan bersalaman dengan para petani yang ada dilokasi. Nurdin berpesan kepada para petani untuk bekerja lebih semangat lagi dan berjanji kepada para petani yang jika anak-anaknya kesulitan untuk sekolah maka ia siap memberikan beasiswa.

“Kita tahu kesejahteraan petani juga penting maka kita harus tanggap, jika bapak ibu ingin anaknya bisa sekolah namun ada kesulitan segera hubungi saya nanti kita akan selesaikan,” ujar Nurdin.

Tak lupa untuk kesehatan, dari tinjauan langsung didapat bahwa para petani setempat tidak memiliki BPJS, maka Gubernur Menginstruksikan Kepala Dinas Ahmad Izhar untuk mengurus pembiayaan agar para petani yang dipekerjakan mendapatkan BPJS Gratis.

Penulis: red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here