Putusan Terdakwa Taurie Rezaldi alias Reza (35th) pegawai honor Pemkab Lingga kembali ditunda. Foto : ist

LINGGA, SIJORITODAY.com– – Terdakwa Taurie Rezaldi alias Reza (35th) pegawai honor Pemkab Lingga yang diduga sebagai pemilik sabu seberat 5,12 gram akhirnya kembali digiring masuk kedalam mobil  tahanan. Pria dua orang anak ini batal divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang setelah 7 jam menunggu.

”Hakimnya tak lengkap, makanya vonis ditunda dulu.” ujar Anur SH, Pengacara Reza saat dijumpai di (PN) Tanjungpinang Selasa (12/9).
Menurut Anur, sidang dengan agenda putusan majelis hakim terkait kasus Reza akan dilaksanakan Selasa (19/9) depan. Pengacara muda ini terlihat buru-buru meninggalkan ruang persidangan dan engan terlalu banyak mengomentari terkait kasus Reza yang menyedot perhatian dari masyarakat Kabupaten Lingga.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dilapangan, sidang dengan agenda putusan hakim ini seharusnya sudah divonis ini pada Selasa (12/9), setelah sebelumnya pengacara menyampaikan pembelaan dan JPU menyatakan pendapatnya tetap pada tuntutan bahwa Reza bersalah dan dituntut 13 tahun penjara pada dua minggu yang lalu. Namun vonis hakim yang seharusnya hari Selasa (12/9)  sudah dilaksanakan akan tetapi batal akibat kurang lengkapnya hakim.

”Sidang kita tunda, akan kita lanjutkan minggu depan.”ujar Ketua Majelis Hakim, Corpioner SH.MH dengan buru-buru mengetuk palu sidang tanpa menyebutkan tanggal dan harinya. Tidak seperti biasa hakim yang biasanya santai ini terlihat buru-buru mengetuk palu sidang setelah mengetahui kehadiran sejumlah jurnalis.
Usai mendegarkan vonisnya ditunda, terdakwa Reza yang didampinggi istri serta keluarganya tampak gontai meninggalkan ruang sidang dan kembali dimasukkan ke mobil tahanan.

Informasi lain yang diperoleh Sidang Putusan ini ditunda akibat salah satu hakim yang menyidangkan kasus Reza, sedang pergi ke Penyengat untuk mengantar tamu dari Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru yang saat itu sedang melakukan kunjungan kerja di Tanjungpinang. Rombongan yang berjumlah 7 orang dari Pekanbaru tersebut sedang perjalanan dinas ke Tanjungpinang. Hal tersebut lah  yang diduga menyebabkan sidang putusan Reza tersebut di tunda.

”Hari ini rombongan pulang setelah melakukan kunjungan kerja dua hari, sebelum pulang mereka ke penyengat dulu sebelum bertolak ke Pekanbaru.”ujar salah satu sumber di PN Tanjungpinang.

Tidak diperoleh keterangan dari Jaksa Penuntut Umum, Romula Hasonangan SH. Pria yang bertugas di Kejaksaan Negeri Lingga ini terlihat mengawal Reza masuk kedalam mobil tahanan. Dalam sidang sebelumnya JPU menuntut Taurie Rezaldi alias Reza (35) pegawai honor Pemkab Lingga yang diduga sebagai pemilik sabu 5,12 gram dengan hukuman 13 Tahun penjara denda 1 milyar subsider 6 bulan kurangan.

Terdakwa Reza sudah lama menjadi target Kepolisian, dari pemeriksaan yang dilakukan polisi ketahui Reza mendapatkan barang haram itu dari salah seorang kawanya di Tanjungpinang yang dibelinya dengan harga Rp 5,5 jt. Diduga  terdakwa Reza membeli sabu tersebut untuk selanjutnya akan di jual kembali di Daek Lingga, namun belum sampai niatnya terwujud pria ini terlebih dahulu di tangkap polisi setelah tiba di rumahnya di Daek Lingga.

Selain mengamankan tersangka polisi juga mengamankan Barang Bukti (BB) yakni Narkoba jenis sabu lebih kurang 5,12 gram, uang tunai Rp 1.640.000 Ribu, 1 buah hp merk Nokia, 1 buah bong atau alat hisap, 1 buah korek api, 1 bungkus rokok, 1 bungkusan plastik transparan serta 1 buah mancis.

 

Penulis : jon kosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here