TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com- – Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Provinsi Kepulauan Riau berlangsung di Hotel CK Tanjungpinang,  di Jalan Raja Haji Fisabilillah KM.8 atas, Senin (17/9/2019).

Peserta Rakor

Kepala DPMD Dukcapil Provinsi Kepulauan Riau mengatakan, Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari tersebut yang dimulai pada tanggal 17-20 September akan memberikan pemahaman pemanfaatan Anggaran Dana Desa (ADD) dengan benar serta peningkatan sinergitas dalam pembinaan dan pengawasan dana desa.

“Jangan nantinya semakin besar dana desa yang diperoleh desa, jadi membuat ketakutan untuk desa dalam penyusunan SPJ,” kata dia.

Meski demikian, penerapan Anggaran Dana Desa di Provinsi Kepulauan Riau terus meningkat dimulai dari tahun 2015 sebesar 79 Miliar, Tahun 2016 berjumlah 177 Miliar dan pada tahun 2017 berjumlah 228 Miliar.

“Kita akan terus mengupayakan penambahan dana desa ke KEMENDES,” paparnya.

Rincian pertahunnya untuk Anggaran Dana Desa pada tahun 2017 terus mengalami peningkatan dari 275 Desa di Kepri sekitar 200 juta.

“Dan kita terus melakukan peningkatan penambahan perangkat desa guna melakukan pendampingan desa, membantu Kepala Desa, namun saya menghimbau, jangan sampai ada desa yang berhadapan dengan hukum, untuk itu harus rajin berkonsultasi dengan tenaga pendamping dan badan hukum,” tutupnya.

Rapat kordinasi tersebut diikuti dari 139 orang diantaranya, Bappeda Kabupaten lokasi P3MD 5 orang, Dinas PMD lokasi P3MD 5 orang, tim koordinasi pembinaan dan pengawasan Provinsi Kepri 10 orang,
Camat lokasi P3MD 52 orang, Tenaga Ahli P3MD provinsi 10 orang, Tenaga Ahli P3MD kabupaten 20 orang, dan
Pendamping Desa dimasing-masing  Kecamatan 1 orang sehingga berjumlah 37 orang.

Kegiatan rakor tersebut turut dihadiri narasumber dari Babimkabtibnas Polda Kepri, Kejaksaan Tinggi Kepri, BPKP Perwakilan Kepri dan Inspektorat Kepri.

Penulis: beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here