TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Sebanyak 5,58 kilogram sabu dan 1.900 butir ekstasi yang ditangkap Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang dari dua tersangka, AN (24) dan HA (31), ternyata barang bukti tersebut berasal dari negara Malaysia.

Keduanya ditangkap di atas kapal pancung di kawasan perairan depan Pelantar Sulawesi, Kota Tanjungpinang, Senin (27/11) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.

“Penangkapan kedua tersangka ini setelah Satres Narkoba Polres Tanjungpinang mendapatkan informasi dari pihak yang dapat dipercaya sekitar satu bulan lalu,” kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, didampingi Wakapolres, Kompol Andy Rahmansyah dan Kasatres Narkoba, AKP Muhammad Djaiz, Rabu (29/11).

Dalam informasi itu, kata Kapolres, narkoba tersebut dibawa menggunakan satu unit speed boad (kapal pancung) lengkap dengan ciri-ciri dan bentuk kapal tersebut dari Malaysia melalui perairan Berakit Kabupaten Bintan.

“Namun karena situasi tidak memungkinkan di Perairan Berakit, Bintan disana, maka pelaku memilih jalur alternatif lain, dengan memasuki wilayah perairan Tanjungpinang,” ucap Kapolres.

Setelah memastikan informasi tersebut, lanjut kemudian Satres Narkoba yang dipimpin oleh Kasat AKP Muhammad Djaiz bersama Kaur Bin Ops Ipda Farid Nur Aziz menyusun startegi untuk melakukan penangkapan.

“Tim penangkapan dibagi dua, yakni tim darat dan perairan. Setelah memastikan adanya kapal pancung tersebut, kemudian dilakukan pengejaran dan penangkapan di kawasan Perairan Pelantar II Sulawesi Tanjungpinang. Pada saat ditangkap, di dalam kapal pancung itu ada dua orang tersangka,” kata Ardiyanto.

Pada saat penangkapan tersebut, ungkap Ardiyanto, barang bukti narkotika dibungkus dalam tas warna hitam lis orange, satu buah tas warna merah di palka depan pancung.

“Narkotika itu dibungkus dalam empat kemasan Teh Merk Guanyiwang. Isinya berupa sabu-sabu yang dibungkus dengan aluminium foil dan dibungkus plastik bening pil ekstasi dengan tiga jenis warna. Kemudian kedua tersangka berserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Tanjungpinang guna penyelidikan lebih lanjut,” ujar Ardiyanto.

Diterangkan, adapun barang bukti yang diamankan saat itu berupa 6 bungkus teh China GuanyiWang yang didalamnya berisi narkotika jenis sabu, satu paket pil ekstasi warna pink berlogo B sebanyak 874 butir, satu paket pil ekstasi warna orange sebanyak 891 butir, satu paket pil ekstasi warna abu-abu sebanyak 100 butir.

Selain itu, satu unit boat pancung warna biru lis merah dengan mesin merk Yamaha Enduro 40 PK, dua buah tas, dan 3 unit handphpone di dalamya juga diamankan.

“Jumlah keseluruhan barang bukti narkotika tersebut, yakni 5,58 kg sabu dan 1.900 pil ekstasi. Dari pengakuan tersangka mereka akan mengedarkannya di luar Kepri,” katanya.

Perbuatan kedua tersangka, kata Kapolres, dapat di jerat dengan Pasal 114 ayat 2 Juncto Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Penulis: An

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here