TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – PT Perusahaan Listrik Negara (persero) Kepulauan Riau, kecuali Batam mulai Februari 2018 mengganti meteran pascabayar dengan meteran prabayar di seluruh rumah pelanggan.

Manajer PT PLN Rayon Tanjungpinang Kota, Zul Hardi mengatakan, migrasi meteran pascabayar menjadi prabayar di seluruh rumah pelanggan itu berdasarkan keputusan pusat.

“Butuh tenaga teknis yang banyak Kami akan menyiapkan tenaga teknis untuk mengganti meteran listrik tersebut,” ujarnya, Selasa (06/02).

Zul mengemukakan, satu orang tenaga teknis, kata dia, diperkirakan dapat mengganti 6-7 meteran dalam sehari. Sementara jumlah pelanggan PLN di wilayah kerja Tanjungpinang mencapai 102.000 rumah.

“Penggantian meteran dilaksanakan selama tahun 2018,” ujarnya.

Ia mengatakan pelanggan dapat memberi pulsa listrik setelah meteran diganti. Penggantian meteran tidak dikenakan biaya. Pelanggan juga dapat mengatur sendiri penggunaan KWH sesuai kebutuhan, dan dapat menghemat pemakaian listrik.

Penggunaan meteran prabayar ini juga menghindari pemutusan terkait tunggakan listrik.

“Privasi rumah juga tetap terjaga, terutama untuk rumah dengan pagar terkunci,” ucapnya.

Zul mengatakan sosialisasi terhadap penggantian meteran dari pascabayar menjadi prabayar baru dilaksanakan di dua kawasan di Tanjungpinang. Cara  seperti itu, yang sudah terlanjur dilaksanakan, dinilai kurang efektif karena membutuhkan energi yang banyak dan waktu yang lama.

Karena itu, PLN akan meminta bantuan RT dan RW mensosialisasikan kebijakan tersebut.

“Kami akan menyosialisasikan kebijakan itu dalam Forum RT dan RW,” katanya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here