TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Dalam meningkatkan pengawasan dan meningkatkan partisipasi pemilih pemula terutama dikalangan mahasiswa, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Riau laksanakan rapat koordinasi kerjasama dengan perguruan tinggi serta penandatanganan MoU, antara Banwaslu Kepri dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAI MU) Tanjungpinang, Sabtu (10/3/2018)

Ketua Panwaslu Kepri Muhammad Syahri Papene mengatakan, kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan program Bawaslu dalam melakukan pengawasan partisipatif yang melibatkan perguruan tinggi.

“Untuk kesempatan pertama ini kita melibatkan perguruan tinggi Tanjungpinang STAI MU. Ada paham yang kita sepakati guna melancarkan Pilkada, Pilpres dan Pileg nantinya,” ucap Syahri Papene di Hotel Aston Tanjungpinang.

Ia katakan, dasar memilih kampus dikarenakan netralitas dan akademisinya bisa menjadi rujukan untuk menjadi literatur kepemiluan. Selain itu, kampus memiliki mahasiswa yang cukup banyak sebagai pemilih pemula yang dapat dibuat era baru sebagai pengawas partisipatif yang bisa dilibatkan.

“Di kampus kita wajib memberikan pemahaman politik, dan juga cukup banyak akademisi yang mengerti tentang itu, sehingga kita akan terbantu nantinya,” tambahnya.

Selain itu, tujuan melibatkan kampus agar proses demokrasi bisa berjalan lancar sebagaimana mestinya.

“Pemilihan itu bertujuan dari masyarakat untuk masyarakat. Melalui mereka, dan kita kembalikan kepada mereka,” katanya.

Kedepan Banwaslu Kepri akan melakukan kerja sama dengan universitas di Kota Batam yaitu Universitas Internasional Batam (UIB).

“Dengan UIB sedang dalam komunikasi, dan penjajakan,” ungkapnya.

Syahri Papene menjelaskan, pemilihan STAI MU untuk Kota Tanjungpinang dikarenakan Banwaslu sudah melakukan pertimbangan. Dimana sebelumnya telah dilakukan dengan UMRAH.

“Bawaslu periode sebelumnya dengan UMRAH, periode ini STAI MU,” ucapnya.

Namun pemilihan STAI bukan dilakukan secara bergilir, sehubungan dengan perkembangan nantinya Bawaslu akan libatkan semua kampus dengan membentuk forum diskusi kampus.

“Nanti akan diadakan diskusi politik dan sebagainya dalam menyambut pesta demokrasi dilingkungan kampus,” tambahnya.

Dirinya mengajak, agar semua masyarakat Kota Tanjungpinang bersama-sama untuk berpartisipasi demi terselenggaranya pemilu dengan aman, lancar, jujur dan adil.

“Terlebih memasuki pilkada 2018, harus aman damai dan lancar, dan saat ini kita memerang politik sara dan many politik, supaya dihasilkan pemimpin yang benar dan sesuai harapan,” tutupnya.

Penulis: Bet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here