BATAM, SIJORITODAY.com – – Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengingatkan agar pekerja pers kampus dan pers umum untuk bersama-sama memerangi hoaks. Hal itu ditegaskan Yosef Adi Prasetyo saat menjadi narasumber utama di pelatihan Literasi Digital yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (BNPT) pada Kamis (5/4).

Menurut Yosef, masih banyak media yang terjebak Hoaks karena tidak memverifikasi serta tidak mengkonfirmasi data yang diperoleh oleh wartawannya.

“Konfirmasi dan verifikasi itu menjadi keharusan agar berita yang diterbitkan memiliki nilai akurasi yang baik. sudah banyak tokoh-tokoh dan lembaga-lembaga yang dirugikan akibat berita yang tidak akurat. Bahkan, menjadi viral dan memunculkan sejumlah meme (baca mem, red) yang memperburuk dampak dari berita yang tidak akurat. Berita yang tidak akurat itu hoaks,” kata Yosef.

Acara yang berlangsung di ball room lantai 6 hotel Ibis ini juga menghadirkan narasumber lokal Kabiro LKBN Antara Batam, EVI Ratnawati.

Pelatihan Literasi Media ini dibuka oleh ketua FKPT Provinsi Kepri Reni Yusneli. Menurut Reni, pelatihan ini perlu dilakukan karena serangan hoaks sudah sangat mengkhawatirkan.

“Selain banyak Hoaks yang ada di media sosial, internet juga sangat rentan dimanfaatkan para teroris dalam merekrut anggota,” ucapnya. Dengan Pelatihan ini, peserta diharapkan bisa memanfaat kan waktu luang dengan membuat konten kreatif.

“Kedepan kita harus pandai menyaring informasi sebelum menyebarkan ke saluran media sosial,” sebutnya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here