TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – –  Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tanjungpinang, Maryamah mengatakan, meskipun dianggap sukses agenda politik yang diselenggarakan KPU Tanjungpinang pada debat publik bagi calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, pada Minggu silam, Panwaslu melihat ada yang perlu dievaluasi.

Evaluasi yang dianggap perlu itu, timer yang sempat error dan pihak penyelenggara seharusnya dapat mengantisipasi durasi yang tidak berimbang antara paslon. Bahkan siaran yang ditayang dan ditonton dari luar Hotel CK itu juga tersendat-sendat.

Dan sebelum masuk ke segmen pertama, seharusnya kedua paslon diberikan kesempatan untuk menyapa terlebih dulu para tamu yang hadir.

“Tidak langsung penyampaian visi misi,akhirnya 120 detik tidak maksimal ke penyampaian visi misi. Lebih dari separuh digunakan untuk menyapa tamu oleh paslon,”  kata Maryamah dalam pesan tertulisnya, Kamis (26/04).

Bahkan, Maryamah berujar, pada saat penyampaian visi misi paslon, harusnya isi dari visi misi juga ditampilkan dilayar yang ada, meski itu tidak terbaca semua oleh paslon karena waktu yang singkat, asalkan tamu dapat melihat langsung dilayar yang ditampilkan.

“Terakhir yang paling penting adalah memberikan akses bagi penyandang disabilitas. Itu yang tidak terlihat di acara debat publik kemaren,” tutupnya.

Ak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here