Foto : ist

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com– -Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang  bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kota Batam bersama-sama melakukan pengawasan penjualan makanan takjil.

Pengawasan dilakukan terhitung sejak  tanggla 22 hingga 24 Mei 2018 yang  dilaksanakan di sejumlah pusat jajanan takjil ramadhan kota tanjungpinang seperti di kompleks  Pilnang Mas, seberang Hotel Aston, depan SPBU Batu10, Jalan Ganet, Pasar Baru, Jalan Pemuda. Jalan Bali serta Jalan Gereja.

Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan, dalam kegiatan tersebut menerjunkan 13 petugas  dan didukung satu Tim dari Balai POM Batam.

“Kegiatan dilakukan meliputi edukasi kepada para pedagang, pengawasan higiene dan kebersihan penjaja dan lingkungan lokasi penjualan makanan jajanan serta pengambilan dan pemeriksaan sampel makanan di tempat,” ucap Rustam

Pemeriksaan sampel makanan terutama pengujian kandungan boraks, formalin, rodamin dan metilen. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memastikan makanan jajanan yang dijajakan aman dan masyarakat terlidungi dari kemungkinan dampak makanan jajanan yang tidak aman dan tidak sehat.

“Edukasi akan dilakukan secara interaktif dengan para pedagang dari lapak ke lapak meliputi Pemilihan bahan makanan, cara pengolahan, penggunaan bahan tambahan makanan termasuk pengawet, pewarna, pemanis dan sebagai nya, penyajian makanan yang aman termasuk dengan menutup, menghindari gangguan lalat, kebersihan diri para penjaja makanan, pengelolaan sampah dan pemakaian kantong pembungkus yang benar,” tambah Rustam.

Parameter yang diuji berupa Rhodamin B, Methalin Yellow, Borax dan Formalin. Untuk pasar yang diambil sampelnya berupa bahan baku masakan seperti bakso, tahu dan mie.

Penulis : Bet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here