Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi.

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi menegaskan, penyidik telah bersikap Independen, profesional dan optimal untuk menindaklanjuti laporan dugaan pencurian mobil yang dilaporkan Untung.

“Dari awal dan akhir tidak ada intervensi untuk proses sidik. Sama sekali tidak ada intervensi,” tegas Kapolres.

Kapolres mengungkapkan, polisi menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) dengan alasan karena laporan yang dilaporkan Untung bukan suatu tindak pidana.

“Dihentikan karena bukan tindak pidana,” pungkas Kapolres.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwi Hatmoko Wiroseno menyebut, berdasarkan hasil gelar perkara di Polda Kepri, pihaknya menetapkan untuk dihentikan penyidikan karena tidak cukup bukti.

“Penyidikan dihentikan karena tidak cukup bukti,” ujar Dwi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada Oktober 2017 Sugiyono menyerahkan 1 buah BPKB Mobil Toyota milik Agus Salim kepada kakak kandung Sugiyono bernama Untari (istri Untung) karena Agus Salim meminjam uang 130 juta kepada Untung melalui Sugiyono.

“Saya berikan ke Untari dengan kesepakatan BPKB tersebut tidak boleh digadai,” ujar Sugiyono kepada Radarsatu.com, Sabtu (1/8/2018) lalu.

Agus Salim pun telah membayar hutang tersebut dengan dua kali bukti pembayaran transfer, pertama 70 juta dan pengiriman kedua 55 juta. Justru Untung menggadaikan BPKB tersebut dan tidak mengembalikannya kepada pemiliknya Agus Salim.

Atas dasar kepemilikannya itu, Agus Salim pun mengambil mobil Toyota Hilux yang terparkir di depan rumah Untung dengan menggunakan kunci serap.

Untung menganggap, Agus Salim telah melakukan pencurian mobil Toyota Hilux milik dirinya didepan halaman rumahnya. Kemudian Untung pun melaporkan ke Pihak Polres Tanjungpinang yang kemudian disusul laporan kembali oleh Sugiyono atas dugaan penggelapan mobil milik Agus Salim.

Untung sebelumnya telah mengklaim bahwa mobil tersebut jelas miliknya dengan disertai bukti-bukti kepemilikan seperti surat jual beli beserta kwitansi, BPKB dan STNK.

~Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here