TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri 2018 tumbuh sebesar 4,56 persen, tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan tahun 2017 yang hanya tumbuh 2,00 persen.

Kendati meningkat, perekonomian Kepri 2018 masih rendah jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

“Kepri menempati urutan ke 30 dari 34 provinsi se Indonesia,” ujar Kepala BPS Kepri, Zulkipli, Rabu (6/2).

Zulkipli mengatakan, meningkatnya perekonomian Kepri 2018 didorong oleh Kategori Industri Pengolahan yang mempunyai andil pertumbuhan sebesar 1,55 persen, diikuti oleh kategori Konstruksi 1,39 persen, dan kategori Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,52 persen.

Lanjut Zulkipli, ekonomi Kepri triwulan IV tahun 2018 dibandingkan dengan triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 3,07 persen. Dari sisi produksi sebagian besar kategori lapangan usaha mengalami  pertumbuhan.

Tiga kategori yang memberikan andil pertumbuhan terbesar antara lain, kategori Pertambangan dan Penggalian 1,52 persen, kategori IndustriPengolahan 0,46 persen, dan kategori Administrasi Pemerintahan Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 0,31 persen.

“Dari sisi pengeluaran, yang mempunyai andil terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi adalahKonsumsi Pemerintah sebesar 3,58 persen,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Dalam lingkup regional, PDRB Kepulauan Riautriwulan IV tahu 2018 memberikan kontribusi sebesar 7,94persen terhadap PDRB Pulau Sumatera.
(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here