NATUNA, SIJORITODAY.com – -Belum lama beroperasi setelah docking, KM Bukit Raya akan segera kembali masuk ruang “Operasi”. Pasalnya Kapal penumpang milik PT Pelni ini mengalami kerusakan pada salah satu mesin, Selasa (09/04/2019).

Hal ini diketahui, dari Nota dinas yang dikirim Vice President Teknik, untuk Vice President Operasi Kapal Penumpang dan Perintis PT Pelni, perihal stop operasi KM Bukit Raya.

Dalam nota dinas tersebut diterangkan, berdasarkan berita acara tanggal 7 April 2019 dari Nahkoda Bukit Raya, menerangkan bahwa telah terjadi kerusakan pada cylinder head nomor 1 motor induk kanan, sehingga kapal hanya bisa berlayar dengan satu mesin.

Sehubungan dengan pertimbangan aspek keselamatan dan keamanan kapal, serta agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut, maka KM. Bukit Raya akan melaksanakan perbaikan oleh teknisi tim running repair.

Lokasi perbaikan di PT. DKB galangan 1 Tanjung Priok, mulai tanggal 12 April 2019 selama 4 hari. Nota dinas tersebut ditandatangani Vice President Teknik, Didik Martono.

Menanggapi masalah tersebut, Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, mengambil langkah cepat, dengan menyurati PT. Pelni untuk meminta kapal pengganti KM. Bukit Raya.

“Saya sudah surati langsung ke Pelni kita minta kapal penggantinya, kalau bisa sekalian 3 kapal sekaligus,” ujar Hamid Rizal.

Menurutnya, transportasi laut masih menjadi andalan masyarakat Kepulauan Natuna, sehingga dengan menyurati Pelni diharapkan agar segera ada kapal pengganti.

“Saya minta kapal Sabuk Nusantara tapi 3, walau kapasitasnya lebih kecil, tapi daripada nggak ada, kasian masyarakat,” tutur Hamid.

 

(Zubadri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here