Pimpinan Al Mahdi Travel, YS saat menjalani pemeriksaan diruang Satreskrim Polres Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– Akhirnya, Polres Tanjungpinang menjemput YS, Pimpinan Al Mahdi Travel dikediamannya di kawasan batu II Tanjungpinang Kota. Pemanggilan tersebut terkait laporan dugaan penipuan dana keberangkatan Ongkos Naik Haji (ONH) plus pada 2016 silam.

Di ruang unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Tanjungpinang, YS diperiksa terkait laporan salah seorang korban bernama Hasriawadi yang merupakan anggota Komisi I DPRD Bintan, Rabu (22/1/20) dini hari.

Hasriawadi alias Gentong, korban dugaan penipuan ONH plus Al Mahdi Travel

Hasriawadi yang turut hadir saat pemeriksaan YS, mengaku merasa ditipu. Pasalnya, dirinya telah memberikan biaya keberangkatan kurang lebih Rp.200 juta kepada pihak Al Mahdi Travel. Namun, pihak terlapor belum mengembalikan uang yang dimaksud.

“Ya malam ini, YS diperiksa. Sebelumnya saya dapat laporan kalau YD berada di kita Tanjungpinang. Nah, saya coba koordinasi dengan polisi soal keberadaannya. Setelah itu dia langsung dijemput untuk dibawa ke polres,” ujar Gentong.

Saat ditanya kronologi, lanjut Gentong, kasus ini berawal pada tahun 2016 silam. Gentong dan istri berniat untuk ikut menunaikan haji melalui Al Mahdi Travel sesuai ajakan istri dan teman lainnya. Sehingga Gentong dan sang istri menyerahkan uang sebesar kurang lebih Rp.200 juta.

“Kami diyakinkan kalau ini bukan perusahaan abal-abal karena kami didata, dan sudah melaksanakan bimbingan manasik haji, kemudian diserahkan koper-koper sama kain Ikhram. Terus sudah dikasih badge nomor keberangkatan. Tapi sampai sekarang belum berangkat,” ketus Gentong nyeleneh.

Namun, dipertengahan jalan, pimpinan Al Mahdi Travel menghubungi Gentong meminta dana tambahan untuk pengurusan visa.

“Nah, disitulah kami mulai curiga dan tak percaya. Masak dia minta uang lagi, alasannya terkendala di visa,” sebut Gentong.

Melihat gelagat yang tidak beres, akhirnya Gentong bersama istri membuat laporan ke polisi. “Kami udah beberapa kali melaporkan ini ke polres Bintan, Polres Tanjungpinang dan kawan-kawan yang di Polda juga melaporkan, agak sedikit kecewa sih karena orang ini sangat lihai,” tandasnya.

Gentong berharap polisi dapat membongkar modus penipuan berkedok travel di Propinsi Kepri, mengingat telah banyak korban hingga belasan yang menjadi sasaran tipu daya Travel tersebut.

“Mudah-mudahan ini menjadi pembuka tabir, kita harapkan jangan sampai dia melakukan penipuan-penipuan lagi,” harapnya

Sementara, Kasat Reskrim polres Tanjungpinang, Efendri Alie mengatakan akan mempelajari dan siap gelar perkara kasus tersebut. (Nuel)

Editor: Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here