BATAM, SIJORITODAY.com– Akhirnya, Badan Pengusahaan (BP) Batam memutuskan untuk tidak memperpanjang kerjasama atau konsesi dengan Perusahaan Adhya Tirta Batam di masa yang akan datang terkait pengelolaan air bersih.

Hal ini disampakan Kepala BP Batam HM Rudi pada jumpa pers dengan awak media di Bidang Marketing BP Batam, Kamis (23/1/2020).

Perjanjian konsesi antara ATB dan BP Batam sudah akan berakhir pada November 2020 mendatang.

“Perjanjian konsesi berakhir pada November 2020, dan tidak akan diperpanjang lagi,” ungkap Rudi.

Saat ini pihaknya masih menunggu arahan dari Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian Republik Indonesia.

Ia menegaskan, BP Batam siap mengambil alih pengelolaan air di Batam, begitu juga menampung karyawan ATB.

“Keputusan untuk tidak memperpanjang kerjasama dengan ATB, sebenarnya bukan berasal dari dirinya. Akan tetapi, sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala BP Batam. Keputusan itu, diambil oleh pejabat yang lama,” jelasnya.

Ketika disinggung apakah nantinya pengelolaan air bersih akan dilakukan oleh BP Batam, Rudi menegaskan belum bisa memberikan kepastian.

“Apakah dikerjasamakan 100 persen atau tidak. Mengingat, sudah ada aturan yang mengatur, bahwa khusus air harus dikelola oleh BUMN, BUMD dan BP Batam,” jelasnya. (Laka amun mama)

Editor: Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here