TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– Masyarakat diimbau menjauhi kegiatan perkumpulan saat status tanggap bencana virus Corona (COVID-19). Jika memaksa maka akan ada sanksi dari pihak berwajib.

Himbauan itu disampaikan Kapolres Kota Tanjungpinang, Muhammad Iqbal kepada awak media, pada Selasa (31/3) pagi, di Mapolres setempat.

Kapolres menegaskan Kepolisian, TNI dan jajaran Pemerintah setempat, meminta seluruh masyarakat untuk menjauhi kegiatan pengumpulan orang.

“Polres akan melakukan diskresi atau upaya paksa apabila masyarakat masih bandel, kami akan lakukan upaya paksa dan memberikan sanksi hukum didalam undang-undang apabila tidak mengindahkan aturan pemerintah,” kata Kapolres Kota Tanjungpinang, di Makopolres Tanjungpinang, Selasa (31/03).

Lanjut Kapolres, upaya paksa ini dengan ancaman hukuman kurungan kurang lebih 1 tahun jika tetap melakukan kegiatan yang melibatkan orang banyak.

“Pihak Kepolisian berhak melakukan upaya paksa dengan ancaman hukuman kurang lebih 1 tahun,” ujarnya.

Kapolres mengharapkan kepada masyarakat untuk bersikap persuasif dengan mengikuti aturan yang ada, dan tetap mendisiplinkan diri terhadap aturan yang diberikan saat ini.

“Jadi saya harapkan kepada masyarakat semuanya bersikap persuasif dan mengikuti aturan yang ada, displin tentunya,” harapnya.

Kapolres juga menyebutkan bahwa upaya ini dilakukan sebagai salah satu bentuk wujud nyata agar masyarakat aman, sehat, dan tidak tertular virus corona atau covid-19 tersebut.

“Ini adalah salah satu bentuk wujud nyata kita untuk memerangi wabah virus corona dengan melakukan disinfektan menyeluruh di Kota Tanjungpinang dan juga kami memberikan himbauan agar masyarakat tidak tertular terhadap virus corona saat ini,” tutupnya.

Penulis: Ilham
Editor: Taufik. K

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here