BINTAN,SIJORITODAY.com – – Baru sebulan menghirup udara segar setelah bebas dari penjara pada bulan Mei kemarin, RR (22) kembali dibui atas perbuatannya melakukan penggelapan sepeda motor milik warga Tanjunguban.

RR diamankan bersama rekannya MRB yang masih dibawah umur.

Pada saat penangkapan tersangka, keduanya sempat kejar-kejaran oleh tim gabungan Unit Reskrim Polsek Bintan Utara dan Satreskrim Polres Tanjungpinang.

Kedua pelaku meloloskan diri dengan sepeda motor hasil kejahatan dari kejaran polisi hingga mengalami kecelakaan didaerah Kampung Bulang.

“Sempat lari kedalam hutan habis kecelakaan itu, tim pun berhasil membengkuknya setelah dicari kurang dari 1 x 24 jam,” kata Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur, Selasa (16/6).

Hasil pemeriksaan penyidik kata dia, pelaku berpura-pura meminjam sepeda motor korbannya untuk dipakai tak lebih dari 1 jam. Setelah berhasil meminjam, motor tersebut dibawa kabur ke Tanjungpinang.

“Hingga seharian, motor korban tak dikembalikan malah dibawa kabur ke Tanjungpinang,” ujarnya.

Ia juga membenarkan kalau tersangka RR merupakan residivis yang baru keluar penjara pada 6 Mei 2020 lalu dar program asimilasi COVID-19.

Atas perbuatannya, RR kembali harus duduk dimeja pesakitan untuk menjalani proses hukum. Ia disangkakan melanggar ketentuan Pasal 372 KUHP.

“Untuk tersangka MRB karena masih dibawah umur, kita menerapkan Pasal 372 KUHP juncto Undang-Undang nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak,” kata Jumhur.

Selain mengamankan dua orang tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty BP 2523 BI milik korban. (Btn)

Editor : Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here