Rapid test massal jajaran Bawaslu Bintan di RSUD Bintan, Rabu (15/7) pagi. Foto Btn

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Sebanyak 96 orang pengawas pemilu jalani rapid test massal di RSUD Bintan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (15/7) pagi hingga siang hari ini.

Rapid test dilaksanakan menyusul kebijakan dari Bawaslu RI mengenai protokol kesehatan penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tugas mengawal pesta demokrasi tahun ini yakni Pilkada serentak.

Ketua Bawaslu Bintan Febriadinata menyampaikan, petugas yang jalani rapid test diantaranya komisioner Bawaslu Bintan dan staff, panwascam serta pengawas kelurahan/desa (PKD) se-Kabupaten Bintan.

“Secara keseluruhan belum dapat hasilnya, tapi dari beberapa kecamatan yang sudah selesai hasilnya Alhamdulillah non reaktif,” ujar Febri.

Ia menyebutkan, total yang ikut rapid test massal berjumlah 96 orang terdiri dari 15 orang dari Bawaslu Bintan, 30 orang dari jajaran panwascam serta 51 orang PKD se-Bintan.

“Yang hari ini melaksanakan rapid test berjumlah 88 orang, sementara untuk PKD di Tambelan itu dilaksanakan di Puskesmas Tambelan,” timpalnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan dr Gama Isnaeni mengungkapkan, secara keseluruhan hasil rapid test untuk jajaran Bawaslu Bintan belum diterimanya.

Namun, untuk rapid test lanjutan bagi petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) sudah selesai. “Alhamdulillah aman,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 4 orang PPDP dinyatakan reaktif usai menjalani rapid test massal yang digelar KPU Bintan sejak Rabu (14/7) kemarin.

Keempat PPDP tersebut langsung diganti dengan yang baru. (Btn)

Editor : Redaksi

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here