TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Komisi I DPRD Provinsi Kepri mengunjungi Bawaslu Kota Batam dalam rangka silaturahmi dan pemantauan lapangan terkait persiapan Pilkada yang telah ditetapkan Pemerintah pada bulan Desember mendatang di Kompleks Ruko King Business Center (KBC) blok C no. 17-19 Batam Center, Jumat 24 September 2020 dan langsung di terima oleh Syailendra Reza selaku Ketua Bawaslu Kota Batam.

Agenda kunjungan ini terkait bagaimana pengawasan Pilkada di Era Pandemi, seperti apa sosialisasi yang di lakukan oleh Bawaslu, serta bagai mana antisipasi banwaslu seandainya ada laporan-laporan dari masyarakat terkait berita yang tidak benar.

Syailendra Reza mengatakan, pengawasan dalam kondisi pandemi harus extra hati-hati dilakukan ,seluruh jajaran harus mengikuti prosedur protokoler kesehatan saat turun kelapangan maupun saat mengikuti kegiatan paselon.

“Dan untuk kegiatan sosialisasi, kunjungan turun lagsung ke masyarakat kami batasi, dan untuk anggota kami rutin melakukan rapid test, dan sosialisasi di lakukan dengan komunikasi melalui media radio, dan media sosial tentang masalah pilkada ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Syailendra mengatakan, hampir semua kegiatan calon harus ada bawaslu gunanya untuk pengawasan. Untuk itu pihaknya menghimbau jika masyarakat mendapati ada pasangan calon yang melanggar harap segera melapor agar segera Bawaslu memprosesnya.

“Jika terbukti terjadi penemuan seperti pemberi dan penerima uang (money politik) bisa di kenai pidana. Dalam hal ini di bidang pengawasan Bawaslu selalu berkordinasi dengan TNI,POLRI, agar terciptanya kelancaran keamanan dan kenyamanan pilkada nanti,” katanya.

Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Kepri, Boby Jayanto meminta Bawaslu agar himbauan tersebut dapat sesering mungkin disosialisasikan ke masyarakat. Itu berguna agar masyarakat tahu apa dampak dari money politik.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Taba Iskandar dalam kesempatan itu mengatakan, Bawaslu harus punya data, jika terjadi sengketa data di TPS itu menjadi pembanding.

“Jadi Bawaslu mampu bekerja dengan baik, terkait perubahan suara yang bisa saja terjadi dan sistem pelaporan harus punya, guna masyarakat mudah jika ingin melapor, dan agar kedepannya sestem kerja Bawalsu bisa menjadi lebih baik ,” tungkasnya.

Terkahir Taba menyampaikan, pengawasan terkait Pilkada Bawaslu diharapkan selalu berkoordinasi dengan Kanwil disetiap daerah agar terciptanya keamanan serta kondisi yang kondusif jelang pemilihan Calon Gubernur nanti.

Kunjungan dan silahturahmi Komisi 1 DPRD Provinsi Kepri di hadiri oleh Sekretaris Komisi I Muhammad Syahid Ridho,S.Si , dan Anggota Komisi 1 DPRD Kepri H.Kamaruddin Ali, SH , DRS. Khazalik , Harlianto, S.Kom,MM, Uba Ingan Sigalingging, S.Sn , H. Zainuddin Ahmad , Sugiwan.

(Red)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here