TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Dinas Perkim Kota Tanjungpinang memiliki utang hampir sebesar 1 Milliar Rupiah kepada pihak swasta.

Utang tersebut merupakan utang bahan bakar untuk membantu operasional 53 truk sampah milik dinas Perkim Kota Tanjungpinang.

Kepala dinas Perkim, Djasman mengatakan akan segera membayarkan utang bahan bakar minyak dengan menggunakan APBD-Perubahan yang baru disahkan oleh DPRD Kota Tanjungpinang.

Djasman mengaku telah berkoordinasi dengan penyedia bahan bakar untuk memberikan tambahan waktu untuk membayarkan utang tersebut.
“Memang sampai sekarang masih ngutang, tapi Alhamdulillah itu sudah dianggarkan di APBD-Perubahan dan kita juga sudah berkoordinasi dengan penyedia,” katanya, Rabu (28/10).

Menurut Djasman, pembayaran utang tersebut terkendala dengan belum terbitnya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) karena dokumen APBD-P masih di evaluasi oleh Pjs Gubernur Kepri.
“Sekarang itu kan APBD-P itu masih di tahap evaluasi gubernur,” tuturnya.

Meski demikian mantan Kadispora Kota Tanjungpinang itu memastikan akan segera membayarkan utang bahan bakar itu setelah DPA APBD-P telah terbit.

Djasman juga tidak menampik kemungkinan Dinas Perkim akan kembali berhutang untuk operasional truk sampah hingga akhir tahun ini.

“Kita bayar lunas yang terhutang sekarang, dan yang berikutnya mudah-mudahan uang yang dianggarkan itu cukup sampai dengan akhir tahun,” tutupnya. (Nuel)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here