ANAMBAS, SIJORITODAY.com – Sejumlah operator sekolah di Anambas yang mengoperasikan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) mengeluhkan sulitnya pengopreasian sistem aplikasi. Sebagai operator berharap diadakan pelatihan selain itu juga sebagai operator untuk dapat di berikan tunjangan atau honor.

Informasi ini diperoleh Sijoritoday.com dari seorang operator sekolah yang bertugas di salah satu sekolah di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.

“Kita sebagai operator sekolah kewalahan mengoperasikan aplikasi Dapodik,” ungkap sumber yang namanya tak ingin disebutkan, Senin (14/12/2020).

Dijelaskannya, hingga saat ini sampai berakhir tahun 2020 belum pernah diberikan pelatihan layaknya seorang operator. Padahal setiap tahun ada perubahan aplikasi atau pembaruan versi di aplikasi.

Kesulitan pengoperasian aplikasi Dapodik masih terkendala lagi dengan kualitas jaringan internet yang ada untuk dikatakan sumber untuk menyingkronkan aplikasi butuh kualitas jaringan yang kuat.

“Kita sebagai operator jadi khawatir, sebab apabila tidak bisa menyinkronkan data offline secara online dengan aplikasi, sekolah sekolah terancam tidak mendapatkan BOS, dan Juga akan berpengaruh kepada guru yang sudah bersertifikasi,” kata sumber.

Menjadi, sebagai operator disekolah tidak semudah apa yang dipikirkan. Sebab aplikasi Dapodik ini adalah jantung dari sekolah dan tidak semua pegawai ataupun tenaga PTT yang ingin menjadi operator sekolah.

Ditambahkannya, menjadi Operator sekolah mempunyai tanggungjawab pekerjaan yang besar tanpa ada operator yang bisa mengoperasikan Dapodik maka data sekolah akan kacau.

“Untuk itu kami dari operator berharap pemerintah daerah untuk dapat memperhatikan operator sekolah baik dari segi pelatihan hingga diberikan honor atau tunjangan sebab yang mengoperasikan aplikasi ini mayoritas PTT di setiap sekolah,” ucapnya.

Pelatihan, sebut sumber adalah hal penting karena aplikasi Dapodik menyangkut semua data sekolah. Selain data pendidik dan siswa, juga Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) juga memelui data Dapodik.

Disaat media ini mencari informasi di website melalui Google, ternyata mendapatkan informasi pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui alamat https://dapo.kemdikbud.go.id/.

Dengan mengeluarkan rilis pemberitahuan aplikasi Dapodik versi 2021.b pertanggal 20 November 2020 atas perbaikan Aplikasi dapodik versi 2020. a yang ditujukan kepada:
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kepala LPMP, Kepala PP/BP PAUD dan Dikmas, Kepala PAUD,SKB, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan PKBM di seluruh Indonesia.

Jadi semenjak tahun 2020 aplikasi dapodik sudah melakukan perubahan versi dua kali sebagaimana yang ditulusuri Sijoritoday. (Rido)

Editor : Ode

Print Friendly, PDF & Email

1 KOMENTAR

  1. Maaf saya juga ingin menambah kan
    Selama ini kami bekerja siang ‘ tidak siap siang malam’ bukan data dapodik saja bahkan dada pmp’ raport mutu pendidikan’ yg di isi responden ‘ terus di imput lagi ‘ saya jujur 1 mingu hanya pokus sekedar ngisi pmp’ tidak siap’ belum lagi data” yg lain nya berapa website yg di tangani oleh operator n jadi buat kedepan nya ‘ ada kesadaran pemerintah daerah khususnya kab Anambas ‘ buat kasih kami honor atau tunjangan yg ril dan tertulis’ agar kedepan nya nasip operator ini jelas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here