TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Setelah lebih dari 4 jam diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akhirnya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Mardiah berhasil keluar dari ruangan.

Mardiah tampak tergesa-gesa meninggalkan Mapolres Tanjungpinang, saat sejumlah wartawan mencoba mewawancarai, Kamis (25/2/2021) sore.

“Tanya ke KPK saja langsung ya pak,” ucapnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan penyidiknya tengah memeriksa sejumlah Pejabat di Bintan. Pemeriksaan itu, terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) terkait pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 s/d 2018.

Namun, KPK belum dapat menyampaikan detail kasus dan siapa tersangkanya. Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, kebijakan Pimpinan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan terhadap para tersangka.

“Kami belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya,” kata Ali Fikri melalui pesan Whatshapnya.

Ali Fikri mengatakan, KPK pada waktunya pasti akan memberitahukan kepada masyarakat tentang konstruksi perkara, alat buktinya apa saja dan akan dijelaskan siapa yang telah ditetapkan sebagai tersangka beserta pasal sangkaannya.

“Kami memastikan, sebagai bentuk transparansi kepada publik, KPK akan menginformasikan setiap perkembangan penanganan perkara ini,” ujarnya.

(Mis)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here