Sumber Foto Gatra.com

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali temukan dokumen terkait dugaan korupsi pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 s/d 2018 di empat lokasi berbeda Kota Batam.

Demikian disampaikan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkat pada Sabtu (6/3/2021) sekira pukul 10.00 Wib.

“Pada hari Jumat (5/3/2021) Tim Penyidik KPK telah selesai melakukan penggeledahan di 4 lokasi berbeda di Kota Batam terkait dugaan TPK pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 s/d 2018,” ungkapnya.

Lanjut Ali, adapun 4 lokasi tersebut yaitu Kompleks Perumahan Rafflesia, Kompleks Perumahan Bukit Raya Indah Sukajadi, Kantor PT GBB (Golden Bamboo Bintan), di Kawasan lytech industri, Kompleks Perumahan Sawang Permai, Batam, Kepulauan Riau.

“Dari penggeledahan ini, ditemukan dan diamankan bukti diantaranya berbagai dokumen dan barang yang berhubungan dengan perkara,” tutupnya.

Selanjutnya, barang bukti akan di validasi dan dianalisa untuk diajukan penyitaannya yang akan menjadi bagian dalam berkas perkara penyidikan perkara dimaksud.

(Mis)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here