
TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang belum kunjung membagikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.
Meski telah memasuki triwulan kedua tahun anggaran 2021, Pemko Tanjungpinang belum membagikan BLT milik 8.913 KK itu.
Kepala Dinas Sosial Tanjungpinang, Amrialis mengatakan, saat ini tim gugus tugas Covid-19 Tanjungpinang tengah melakukan refocusing anggaran untuk pembagian BLT tersebut.
Selain terhambat akibat anggaran, pemberian bantuan itu juga terhambat SK Wali Kota Tanjungpinang.
“Itu belum, nanti itu (ranahnya-red) tim gugus tugas. Kita masih proses refocusing anggaran, mudah-mudahan dibagikan.Kalau susulan belum ada SK nya,” ujarnya, Selasa (4/5/2021).
Sementara di tempat yang sama, saat awak ingin menanyakan alasan Wali Kota Tanjungpinang, Rahma belum menerbitkan SK pembagian BLT itu, Amrialis langsung memotong sesi wawancara saat Rahma hendak berbicara.
“Saya kan sudah bilang, seperti yang kita bicarakan sebelum ini bahwaPemko Tanjungpinang sedang racana refocusing, nanti tim gugus yang akan merumuskan semua itu. Jadi tunggu aja kelanjutannya,” katanya.
Amrialis juga memastikan Pemko Tanjungpinang tidak akan abai melihat kondisi masyarakat yang terdampak Covid-19.
Ia juga menambahkan bahwa jumlah penerima BLT berkemungkinan untuk bertambah maupun berkurang.
“Pemerintah tidak akan tinggal diam memperhatikan masyarakat yang terdampak Covid-19. Pendataan DTK itu itu sekarang setiap bulan itu di update,” tambahnya.
Sebelumnya pada Sabtu (20/2/2021) usai mengikuti rapat koordinasi dengan Pjs Gubernur Kepri, meski irit berbicara terkait BLT, Rahma mengungkapkan bahwa anggaran untuk BLT susulan itu tersedia.
“Insyaallah tersedia,” katanya, Sabtu (20/2).
(Nuel)







































