BINTAN,SIJORITODAY.com – Pangkalan PLP II Tanjung Uban mendapat informasi bahawa terjadi tubrukan antara kapal MV. Sinar Solo dan MV. Taho Australia di Perairan Lagoi, Bintan, Jumat (7/5/2021) dini hari.
Setelah mendapat informasi tersebut Capt. Handry Sulfian MM, memerintahkan KN. Rantos – P.210 melalu Kasubsi Operasi agar segera bergerak ke lokasi kejadian musibah.
“Sebelumnya pada pukul 00.30 WIB KN. Rantos – P.210 mendapatkan informasi dari VTS Batam bahwa telah terjadi kecelakaan kapal diperairan Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau,” ujar Capt. Handry Sulfian MM.
Dari informasi VTS Batam bahwa MV. Sinar Solo dan MV. Taho Australia telah mengalami tubrukan pada koordinat 01° 15.4575′ N/ 104° 20. 4531′ E yang menyebabkan lambung kanan MV. Sinar Solo mengalami kerusakan.
Setelah mendapat informasi tersebut Nakhoda KN. Rantos – P.210 meneruskan kepada Kasubsi Operasi Tanjung Uban Bp. Nasir Atamimi SH dan diinfokan kepada Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban Capt Handry Sulfian MM.
Tiba dilokasi musibah KN. Rantos – P.210 pada pukul 04.30 dan menyisir ke lokasi musibah, tidak ditemukan ada nya korban jiwa dalan kejadian ini dan kedua kapal berlabuh jangkar tidak jauh dari lokasi musibah.
Capt Handry Sulfian MM, beserta awak Rescue Boat tiba dilokasi kejadian pada pukul 07.00 dan melakukan peninjauan sampai sejauh mana timbul kerusakan.
Sampai dengan berita ini dibuat pada hari Jumat, 09.30 WIB, KN. Rantos – P.210 masih mengamankan kedua kapal tersebut dilokasi kejadian. (*)








































