TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyoroti operator kapal di daerah itu mulai melanggar aturan pembatasan penumpang di tengah lonjakan kasus COVID-19 dalam sebulan terakhir.
Ansar di Tanjungpinang, Selasa (6/7), mengaku dapat laporan bahwa kapal-kapal tersebut kini sudah mengangkut penumpang dengan muatan penuh.
Padahal sesuai aturan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, seharusnya jumlah penumpang dibatasi maksimal 60 persen dari kapasitas muatan kapal.
“Kita minta pemilik kapal patuhi aturan, karena akan ada sanksi tegas bagi yang melanggar,” kata Gubernur Ansar Ahmad.
Ansar pun sudah menginstruksikan Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota, KSOP, dan Pelindo agar mengontrol aktivitas pelayaran kapal angkutan penumpang.
Dia tidak ingin muncul klaster baru COVID-19 di kapal karena tidak dibarengi disiplin protokol kesehatan yang ketat. Misalnya penumpang tidak menjaga jarak saat berada dalam kapal.
“Saya yakin klaster COVID kapal sudah ada, maka jangan sampai bertambah lagi,” tutur Ansar.
Lanjut Ansar saat ini kasus COVID-19 di Kepri makin meningkat, sehingga semua masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan sebagai mencegah penyebaran virus tersebut.
(Mn)







































