TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Novaliandri Fathir mengkritik kinerja Wali Kota Tanjungpinang Rahma dalam penerapan anggaran refocusing yang tidak sesuai peruntukannya.

Ia menyampaikan tanggapannya mulai dari anggaran yang harus difokuskan pada penanganan Covid-19 sesuai arahan dari pemerintah pusat.

“Pertama kami tanggapi mengenai anggaran harus difokuskan untuk penangan Covid-19, jaring penanganan sosial, dan pemulihan ekonomi,” ujarnya, Senin (20/9/2021) kemarin.

Politisi fraksi Golkar itu meminta agar pemerintah lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat dengan membuat kegiatan yang dapat merangsang ekonomi.

“Kami berharap di APBD Perubahan pemerintah lebih peka terhadap masyarakat, proyek yang tidak penting segera dihapuskan,” harapnya.

Diungkapkan Fathir, dalam realisasi anggaran masih ada yang tidak sesuai dengan peraturan menteri keuangan seperti anggaran TPP APBD murni sebesar Rp 422 miliar, kemudian pada refochusing pertama anggaran menjadi Rp 428 miliar.

“Setelah terjadi penambahan anggaran dari APBD murni ke refochusing pertama, pada refochusing ke dua juga terjadi penambahan menjadi Rp 457 miliar,” ucapnya.

Menurutnya, Ini tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No 17 maupun 77 bahwa anggaran diperuntukan penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi dan jaring penanganan sosial.

(Mis)
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here