Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Tambelan mesti bermalam diatas kapal untuk mensukseskan program vaksinasi di pulau terluar. Foto IST

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Tugas berat bagi personil TNI-Polri serta Satgas Penanganan Covid-19 di Kecamatan Tambelan demi mensukseskan program pemerintah vaksinasu massal untuk seluruh masyarakat.

Tambelan yang terdiri dari berbagai pulau, menjadi tantangan tersendiri. Apalagi, jarak dari satu pulau ke pulau lainnya menguras waktu hingga berjam-jam. Tak ayal, mereka pun harus bermalam diatas kapal untuk menghemat waktu.

Program vaksinasi jangkau pulau (nasi kapau) yang digagas Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman itu sukses meskipun para personil gabungan di Tambelan mesti mengarungi lautan berjam-jam hingga bermalam diatas kapal. Misi kemanusian yang dilakukan tak menyurutkan semangat tim satgas Covid-19 di Tambelan.

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono melalui Kapolsek Tembelan Iptu Epi Erianto menjelaskan bahwa program Nasi Kapau ini adalah program Polda Kepri sampai ke jajaran polsek-polsek dalam jajaran Polda Kepri.

Pelaksanaan vaksinasi terhadap masyarakat Kabupaten Bintan yang tinggal di daerah terpencil di Kabupaten Bintan yang mana wilayah Kabupaten Bintan 92 persen adalah lautan yang terdiri dari banyak pulau yang berpenghuni.

Perjalanan jarak tempuh dari Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan ke Pulau Pengikik selama 9 jam perjalanan laut menggunakan armada pompong masyarakat. Tak sampai disitu, sampan kecil yang mereka tumpangi tidak bisa merapat hingga ke bibir pantai disebabkan tak adanya pelabuhan di pulau tersebut.

Mereka pun mesti berpindah transportasi dari perahu kayu ke perahu yang disebut Jukong oleh warga Pulau Pengikik. Perahu Jukong sendiri terbuat dari drum plastik yang dibelah menjadi dua.

“Jadi anggota bersama tim memang harus bermalam disana, karena jarak tempuh dari Pulau Tambelan yang cukup jauh,” ungkap Kapolsek.

Rombongan bertolak dari pelabuhan Tambelan, Pukul 01.00 WIB dan tiba di Pulau Pengikik Pukul 10.00 WIB. Kedatangan rombongan Nasi Kapau disambut dengan antusias oleh masyarakat Desa Pulau Pengikik, Kecamatan Tambelan. Sehingga timbul komunikasi antara masyarakat Desa Pulau Pengikik dengan rombongan Nasi Kapau, karena sebagian masyarakat Desa Pulau Pengikik belum tervaksin.

Terungkap pula jika warga Pulau Pengikik belum divaksin dikarenakan jarak tempuh ke Pulau Tambelan yang sangat jauh. Dengan program Nasi Kapau, masyarakat pun bersyukur bisa ikut serta mensukseskan program vaksinasi nasional.

Jumlah masyarakat yang mendapat vaksinasi dalam program nasi kapau tersebut 50 persen masyarakat Desa Pengikik yang mana sebagian masyarakat tidak berada di desa dan sedang melaut, jumlah penduduk sebanyak 150 jiwa yang terdiri dari anak-anak, remaja, dewasa dan lansia.

Dari data kependudukan masyarakat desa pengikik yang harus mendapatkan vaksin sebanyak 100 orang, dan yang sudah divaksin oleh rombongan sebanyak 42 orang dan sudah divaksin sebanyak 8 orang, sehingga capaian vaksin untuk desa pulau pengikik 50 persen.

Vaksinasi di Pulau Tambelan pun akan berlanjut ke pulau-pulau lain disekitar Tambelan. Ada Pulau Mentebung dan Pulau Pinang yang jarak tempuhnya sekitar 7 jam perjalanan laut. (Btn)

Editor : Redaksi

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here