BANYUWANGI,SIJORITODAY.com – Selain melihat sistem mall pelayanan publik, Gubernur Kepri H Ansar Ahmad juga mempelajari berbagai inovasi yang dilakukan Pemda Banyuwangi.
Salah satunya, program Smart Kampung, di gagas untuk mendekatkan pelayanan publik hingga ke level desa.
Sejumlah urusan kependudukan bisa di selesaikan dengan Smart Kampung. Seperti Surat Pernyataan Miskin (SPM) untuk mendapatkan layanan kesehatan secara gratis.
Smart kampung ini menjadikan balai desa sebagai pusat aktivitas warga. Pelayanan di desa-desa Banyuwangi juga telah menjalankan e-village budgeting. Mensinergikan keuangan dan pembangunan di tingkat desa dengan kabupaten.
“Saya sangat kagum melihat berbagai inovasi yang digagas Pemda Banyuwangi, saya yakin jika ini di kerjakan secara serius di Kepri maka masyarakat akan sangat terbantu dan kemajuan daerah bisa kita wujudkan dengan cepat,” tutur Ansar.
Menurutnya, smart kampung menjadi inovasi membantu warga menyelesaikan berbagai persoalan. Khususnya memanfaatkan teknologi mempercepat pelayanan.
Apalagi persoalan administrasi, harusnya bisa selesai dengan cepat dan efesien secara waktu.
Di era saat ini, menurutnya sistem teknologi harus bisa di maksimalkan. Ini menjadi sarana pemerintah lebih dekat dengan warga. (prb)
Editor : Desi










































