TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Nasrul mendukung Pemko untuk membangun pasar tradisional pengganti Pasar Bintan Center.
Meski mendukung, Nasrul meminta agar pasar yang baru di bangun di kelola sepenuhnya oleh pemerintah melalui BUMD Tanjungpinang.
“Kami mendorong agar Pemko Tanjungpinang segera bisa membangun pasar yang memang full di kelola oleh BUMD Kota Tanjungpinang,” katanya di sela-sela Bimtek yang di ikuti seluruh Anggota DPRD PKS wilayah Sumbagut di Kota Padang, Sumatera Barat.
Politisi PKS itu juga menyarankan agar pasar yang akan di bangun tidak jauh dari permukiman penduduk.
“Kita tidak ingin kedepannya pasar yang dibangun sepi dan jauh dari keramaian penduduk untuk itu memang perlu kajian yang matang sebelum pembanguan,” ujarnya.
Ia pun mengenang masa dulu kala ia sebelum terpilih sebagai Anggota DPRD menggantikan Muhammad Arif yang meninggal dunia.
Nasrul mengaku pernah menjadi Pedagang Kaki Lima (PKL), sehingga ia memahami betul perasaan pedagang saat harga tiba-tiba naik sementara pendapatan rendah.
Bagi Nasrul, tarif baru ini hanya akan memberatkan pedagang, seharusnya peran pedagang meramaikan pasar menjadi pertimbangan Sinar Bahagia Grup untuk tidak menaikkan tarif sewa.
Apalagi pandemi Covid-19 yang sarat pembatasan sosial juga menurunkan pendapatan pedagang, pembeli lebih berminat membeli kebutuhan pokok di toko kelontong ketimbang pasar.
“Kami memahami bagaimana gundah gulana dan kerisauan yang amat dalam ketika tempat usahanya yang selama ini sewanya terjangkau tiba-tiba naik dengan sewa yang di luar kemampuan mereka,” ucapnya.
Nasrul pun mendukung upaya Pemko Tanjungpinang menghidupkan kembali Pasar Baru dan Pasar Potong Lembu, namun tidak dengan relokasi pedagang Pasar Bintan Center.
“Kami mendukung Pemko Tanjungpinang untuk dapat menghidupkan kembali Pasar Baru dan Pasar Potong Lembu,” tambahnya.
(Iman)
Editor: Nuel











































