Wisman Singapura memberikan kelengkapan dokumen kepada petugas imigrasi di Pelabuhan Bandar Bintan Telani, Lagoi Bintan, Jum'at (25/2/2022).

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Buralimar mengatakan kemungkinan perluasan area travel bubble di Kepri.

Kendati demikian, Dispar Kepri belum menerima edaran tertulis soal rencana Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) tanpa karantina ke Batam, Bintan, dan Bali.

Direncanakan, aturan baru perjalanan ini akan mulai berlaku pada 14 Maret mendatang.

Pelaku pariwisata Kepri seperti ASITA, PHRI, pengelola resort, dan pelaku UMKM sudah tidak sabar menunggu aturan baru ini.

”Travel bubble yang berjalan beberapa saat ini skala mikro. Hanya berlaku di daerah kecil saja, Nongsa dan Lagoi,” katanya, Minggu (6/3/2022).

Buralimar menuturkan, dengan perluasan ini, travel bubble yang semula hanya di Lagoi dan Nongsa, akan berubah menyeluruh di Batam dan Bintan.

”Boleh jadi seperti itu, penerapannya per daerah. Tapi kepastiannya belum kami dapati, ini masih menunggu surat edarannya,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan travel bubble dalam dua pekan ini berjalan dengan baik dan lancar.

Belum ada ditemukan Wisman Singapura yang pulang dalam keadaan positif Covid-19.

”Jika memang diperluas, kami sangat menyambut baik keputusan ini,” tuturnya.

Buralimar berharap, kebijakan baru nanti tidak memberatkan pelaku pariwisata. Salah satunya, tidak menerapkan antigen setiap hari bagi pekerja di resort atau hotel.

”Setiap hari antigen ini menambah beban. Nongsa Sensation itu ada 2 ribuan pekerja, Lagoi ada 5 ribuan pekerja, berapa uang dikeluarkan untuk ini,” harapnya.

Ia menambahkan, Wisman dan pekerja di Nongsa dan Lagoi sudah mendapatkan booster dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Pekerja begitu pulang langsung ke rumah tidak ke mana-mana,” tambahnya. (*)

Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here