NATUNA,SIJORITODAY.com – Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda menyebutkan, perbedaan hikmah berpuasa Ramadan.
Pertama, berpuasalah seperti ulat yang akan menjadi kupu-kupu yang indah akhirnya.
Jangan sampai seperti ular, berpuasa proses mengganti kulit namun tetap menjadi seekor ular.
Tidak ada perubahan, puasa itu makna hakekatnya adalah menuju kepada perubahan iman yang semakin dalam. Membersihkan hati dan pola pikir yang lebih baik.

Menjadikan hati manusia merasakan nikmat dan dapat mensyukuri segala pemberian Allah SWT.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, dalam Safari Ramadan Pemda Natuna ke Desa Limau Manis di Masjid Al-Munawaroh Kecamatan Bunguran Timur Laut Natuna, Rabu (20/4).
Rodhial Huda didampingi segenap kepala OPD, Wakil Ketua II DPRD Natuna Jarmin Sidik dan camat.
Rodhial Huda juga berharap, masyarakat bersabar dengan keterbatasan dan kondisi anggaran pemerintah daerah saat ini.
Disebutkannya, dirinya bersama Bupati Natuna Wan Siswandi melaksanakan hal terbaik untuk kemajuan daerah.
“Kemakmuran masyarakat menjadi target kita bersama. Untuk itu kami mengajak orang-orang hebat yang dimiliki Daerah Natuna, eksekutif maupun legislatif bersama-sama mengupayakan peningkatan kesejahteraan masyarakat ” ungkap Rodhial Huda.
Ceramah agama diisi dan disampaikan oleh ustadz H Nasoha SAG. Sebelumnya pembagian sembako oleh Wakil Bupati Natuna untuk masyarakat membutuhkan.
Penulis : Daeng
Editor: Liza












































