Sirajudin Nur, Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau. F:Sijoritoday.com/Humas DPRD Kepri

BATAM,SIJORITODAY.com – Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Sirajudin Nur meminta Pemprov Kepri dan kabupaten/kota membantu pengembangan UMKM melalui platform digital.

Ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong transformasi UMKM dari konvensional ke digital.

Sirajudin menuturkan, UMKM memiliki peranan penting dan strategis dalam struktur perekonomian Indonesia karena 61,1 persen menyumbang Produk Domestik Bruto, menyerap 97,1 persen tenaga kerja, dan berkontribusi 14,4 persen ekspor.

Mengingat pentingnya peran UMKM sebagai pilar ekonomi bangsa, Pemerintah dan masyarakat perlu mengambil peran untuk membantu UMKM berkembang.

Dengan transformasi digital, pelaku UMKM dapat mengembangkan promosi usaha dan menjangkau konsumen lebih luas.

“Kita perlu mendorong transformasi digital dikalangan pelaku UMKM agar bisa lebih dikenal produk dan layanannya, serta untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya, Rabu (22/11/2023).

Sirajudin meminta Pemda untuk menyediakan platform khusus pelaku UMKM yang gratis dan lengkap dengan paket pelatihannya.

“Platform digital ini mestinya bisa disubsidi pemerintah dengan menyediakan aplikasi aplikasi bisnis secara gratis bagi pelaku UMKM, termasuk menyediakan marketplace bagi UMKM lokal Kepri,” pintanya.

Salah satu kendala yang dihadapi dalam pengembangan UMKM di Kepri adalah akses pasar dan modal.

Produk UMKM kepri masih sulit berkembang dan bersaing dengan produk UMKM nasional yang secara massif melakukan kampanye digital disemua platform media sosial.

“Produk UMKM kita masih sulit bersaing dipasar mengingat masih konvensional dan minim modal pengembangan. Ini bisa kita siasati dengan membantu menyediakan dukungan berupa platform digital gratis, riset, pelatihan pemasaran, marketplace dan sebagainya,” ujarnya.

Sirajudin juga meminta pihak perbankan nasional, para corporate dapat mendukung pengembangan usaha kecil menengah di Kepri melalui kemudahan akses permodalan dan pendampingan usaha.

“Kita harapkan perbankan nasional dan korporasi besar juga membantu pengembangan UMKM di Kepri melalui kemudahan akses permodalan bagi UMKM, Pelatihan Usaha dan Pendampingan manajerial. Saya juga mengajak masyarakat untuk aktif membantu mempromosikan produk dan usaha usaha lokal yang ada dj Kepri melalui saluran Medsos,” pintanya.

“Kepri punya banyak UMKM yang punya potensi besar untuk dikembangkan. Hanya memang promosinya masih sangat terbatas,” sambungnya.

Kedepan, Sirajudin berharap UMKM di kepri bisa menembus pasar pasar mancanegara khususnya yang terdekat seperti Singapura dan Malaysia.

“Kepri ini kan berbatasan dengan 2 negara. Harus bisa dimanfaatkan potensi ini untuk mengakses pasar luar negeri,” imbuhnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here