Ratusan PPPK guru, tenaga kesehatan, dan teknis mengikuti pembelajaran klasikal orientasi di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) Tarempa, Rabu (31/1/2024). F:Sijoritoday.com/BKPSDM Anambas

ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Sebanyak 524 PPPK guru, tenaga kesehatan, dan teknis mengikuti pembelajaran klasikal orientasi di Gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) Tarempa, Rabu (31/1/2024).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurgayah mengatakan, kegiatan dalam rangka mengembangkan kompetensi PPPK.

“Berdasarkan Peraturan Administrasi Negara Republik Indonesia No 15 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi PPPK dan Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara No 289/K.1/TDP.01/2020 tentang Pedoman Orientasi PPPK,” katanya.

Menurut Nurgayah, peserta yang mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan kompetensi diri dalam menanamkan nilai-nilai positif pada tugas dan fungsi PPPK.

Para peserta yang telah dinyatakan lulus juga nantinya akan mendapatkan sertifikat E-STTP yang diterbitkan oleh Lembaga Administrasi Negara dan ditandatangani oleh pejabat berwenang.

“Tujuan dilakukan orientasi ini ialah untuk mengembangkan nilai-nilai, tugas dan fungsi aparatur sipil negara dengan PPPK yang dilakukan secara terintegrasi untuk integritas moral, kejujuran, semangat, motivasi, nasionalisme dan kebangsaan,” ujarnya.

“Setelah dilakukan orientasi ini, peserta juga diharapkan mampu menunjukkan sifat bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN dalam pelaksanaan tugas jabatannya, mengaktualisasikan nilai-nilai dan peran PPPK untuk menciptakan Smart Government serta mengaktualisasikan nilai dan etika dalam instansi guna mencapai visi dan misi organisasi,” sambung Nurgayah.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris juga turut memberikan arahan kepada para peserta, sekaligus membuka secara resmi orientasi PPPK.

“Pada era sekarang, tuntutan terhadap sosok birokrasi sangatlah besar, jadi sebagai pengayom dan pelayanan haruslah profesinal sehingga masyarakat bisa merasakan bahwa kita hadir ditengah-tengahnya, karena itulah orientasi ini dilakukan guna memberikan dukungan agar bisa memberikan pelayanan yang maksimal,” ucap Abdul Haris.

“Kita juga harus Inovatif, Kreatif dan Responsif terhadap keadaan hingga kita mampu menghadapi tantangan tersebut. Karena memang masyarakat memang menaruh harap terhadap para sosok pelayanan publik terutama Guru dan Tenaga Kesehatan,” tambah Bupati.

Abdul Haris juga menyampaikan, tugas dan jabatan ASN dalam memberikan dampak positif terhadap lingkungan, kehidupan dan masyarakat harus ditanamkan dalam diri agar menjadi karakter pribadi, sehingga bisa menciptakan keprofesionalan.

“ASN haruslah memahami dan menguasai bidang tugasnya, sehingga mampu melaksanakan tupoksinya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayanan masyarakat dan pemersatu bangsa,” ucapnya.

Penulis: En
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here