Pelaku UMKM di Kepri melalui menggunakan transaksi melalui QRIS. F:Sijoritoday.com/istimewa

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Upaya Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Kepulauan Riau mendorong digitalisasi UMKM semakin menunjukkan hasil yang positif.

Kepala Dinas KUKM Kepri, Riki Rionaldi menyampaikan, tren digitalisasi UMKM pada awal tahun 2026 meningkat 35 persen.

Tren positif ini merupakan hasil dari pelatihan intensif dan perubahan perilaku konsumen yang kini lebih banyak bertransaksi secara daring.

“Kita dorong pelaku usaha memahami marketplace, media sosial, hingga sistem pembayaran digital. Pasarnya jauh lebih luas,” katanya di Tanjungpinang.

Riki menjelaskan, digitalisasi menjadi solusi bagi pelaku usaha di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses pasar fisik.

Selain pelatihan, pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas foto produk, kemasan, serta strategi branding agar mampu bersaing secara nasional.

“Go digital bukan pilihan, tetapi keharusan jika ingin bertahan dan berkembang,” tegasnya.

Salah satu pelaku UMKM di Kota Batam, Putri tengah melayani pembeli. F:Sijoritoday.com/Asril

Salah satu pelaku UMKM di Batu Aji, Putri menambahkan, ia telah menggunakan pemasaran digital sejak November 2025.

Ia merasakan langsung perbedaan antara pemasaran secara konvensional dengan digital.

“Kalau menggunakan digital, semakin banyak calon konsumen yang terjangkau,” tuturnya.

Penulis: Sunar
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here