Tampak kegiatan pemangkasan kaki gunung jantan gunung betina. F:Sijoritoday.com/Sunar

Kaki bukit lereng gunung jantan gunung betina selayaknya dijaga dan dilestarikan, ini justru sebaliknya bukit itu kini dipangkas hingga gundul.

Ketua penggiat lingkungan hidup Kepri Hijau Cermerlang Kabupaten Karimun, Jantro Butar Butar mengecam tindakan pemangkasan kaki bukit lereng gunung tersebut terlepas kegiatan itu ada perizinan.

Dikatakan Jantro, dampak dari kegiatan pemangkasan kaki bukit gunung tersebut sebenarnya sangat fatal.

Dari hilangnya sisi keindahan yang tadinya hijau banyak pepohonan yang ditumbangkan dan menjadi gundul, dampaknya bisa terjadi erosi dan tanah longsor.

Pihak pemerintah seharusnya melarang dan tidak memberikan perizinan.

“Seharusnya, sama-sama kita jaga dan lestarikan hutan, bukan malah membabat menghabiskan pepohonan atau menggundulkan hutannya,” katanya, Senin (6/4/2026).

Menurut dia, bagian area pegunungan itu adalah jantung yang sangat berharga menjadi benteng pertahanan warga setempat dari terjadinya bencana longsor.

“Kita kan sudah melihat mendengar dan juga merasakan apa yang telah dirasakan masyarakat daerah lain terjadi tanah lonsor dan banjir bandang, soalnya gak ada lagi pepohonan atau tumbuh tumbuhan di area lereng kaki bukit penggunungan itu sebagai penahan air,” ungkap Jantro.

Pemerintah Kabupaten Karimun seharusnya bisa melihat kejadian bencana alam yang terjadi akibat ulah tangan segelintir manusia di daerah daerah lain dan itu sebagai cambuk.

“Janganlah dirusak gunung yang sudah tertata rapi hanya untuk kepentingan bisnis,” pintanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan terkait atas kegiatan pemangkasan kaki bukit lereng gunung jantan gunung betina di Karimun.

Penulis: Sunar
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here