KARIMUN,SIJORITODAY.com – Pemilik lokasi rumah makan Khas Batak, H. Silaen memberikan tanggapan terkait tempatnya dijadikan gelanggang permainan judi jenis kartu.
Ia menjelaskan, tidak ada permainan judi jenis apa pun termasuk jenis judi permainan menggunakan kartu, lokasi saya untuk usaha membuka rumah makan dan minuman.
“Orang ramai datang biasa, namaya warung makan, ada yang makan ada yang minum kopi atau teh,” kata H. Silaen saat dijumpai, Rabu (10/6/2026).
Sambung dia, kalau pun mereka datang duduk dan berkumpul lama lama, itu biasa ada yang main batu domino dan ada juga yang hobi main catur sambil menikmati secangkir kopi.
“Siang kami buka, tutup pun tidak sampai larut malam,” kata Silaen.
Klarifikasi itu ia sampaikan agar tidak ada kesalahpahaman di tengah-tengah masyarakat.
“Jadi, penjelasan ini saya ungkapkan, biar tidak ada kesalahpahaman, silahkan dicek, dan mampir ke warung rumah makan saya,” jelasnya.
“Dulu tempat rumah makan ini satu tempat, dan kita buat lagi jadi dua tempat untuk makan konsumen, jadi foto dalam pemberitaan itu warga batak usai makan, buka main judi seperti dalam pemberitaan itu,” sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, warung rumah makan miliknya di RT 02 RW 02 Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing diduga dijadikan area gelanggang permainan judi jenis kartu, permainan hingga larut malam.
Dengan adanya penjelasan yang disampaikan pemilik warung rumah makan Khas Batak, H. Silaen ini diharapkan tidak terjadi salah tafsir, dan merugikan usaha warung rumah makan yang didirikan.
Penulis: Sunar
Editor: Nuel









































