
BATAM,SIJORITODAY.com – Ketua DPD Wanita Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Riau, Ririn Warsiti melantik sejumlah Ketua DPC Wanita Tani HKTI Kabupaten/Kota di Hotel Ibis Style, Kota Batam, Minggu (28/6/2026).
Mereka yang dilantik ialah Nina Mellanie sebagai Ketua DPC Kota Batam, Syarifah Elvyzana sebagai Ketua DPC Tanjungpinang, Sri Rezeki sebagai Ketua DPC Karimun, Elyza Riani sebagai Ketua DPC Bintan, Sartika Lia Apriana sebagai Ketua DPC Lingga, dan Tety Hadiati sebagai Ketua DPC Anambas.
Dalam amanatnya, Ririn mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang sudah dilantik.
“Saya mengucapkan selamat kepada teman-teman yang baru saja dilantik. Kita berharap, semuanya kompak dan semangat menjalankan tugas-tugas organisasi,” ucapnya.
Anggota DPRD Kepri itu mengajak seluruh pengurus untuk fokus membina para perempuan petani yang tersebar di Kepri.
Menurutnya, perempuan juga memiliki peran vital dalam menggerakkan ekonomi keluarga, khususnya ketahanan pangan.
“Wanita/perempuan tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi keluarga, pelaku usaha pangan, petani, nelayan, hingga pelopor lahirnya inovasi di masyarakat. Hanya saja selama ini mereka minim sorotan,” ujarnya.
Ririn pun mendorong seluruh pengurus untuk memaksimalkan program pemberdayaan perempuan.
“Ketika perempuan diberi ruang, akses terhadap pendidikan, pelatihan, permodalan, dan pasar, maka yang kita bangun bukan hanya ekonomi keluarga, tetapi juga ketahanan sosial dan masa depan daerah,” ujarnya.
Politisi Gerindra itu meyakini bahwa kemandirian pangan tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah.
Ia pun mengajak seluruh Anggota Wanita Tani Indonesia HKTI Kepri menjadi mitra strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan, memperkuat ekonomi keluarga, dan membangun Kepri yang mandiri, tangguh, dan sejahtera.
“Semoga melalui kebersamaan dan semangat gotong-royong, kita mampu mewariskan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita. Sudah saatnya perempuan ikut menjadi pilar kemandirian pangan,” imbuhnya. ***/rls
Editor: Nuel






































