Amirullah, Kepala Desa Landak. F:Sijoritoday.com/Alex

ANAMBAS,SIJORITODAY.com — Memasuki musim kemarau, ketersediaan sumber air Perusahaan Air Minum (PAM) di Desa Landak, Kecamatan Jemaja, mulai mengalami penurunan.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Desa Landak mengimbau masyarakat agar lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air.

‎Kepala Desa Landak, Amirullah mengatakan, penghematan air perlu dilakukan secara bersama-sama sebagai langkah antisipasi agar persediaan air yang masih tersedia di tempat penampungan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama kebutuhan sehari-hari.

‎“Memasuki musim kemarau, sumber air kita sudah semakin menipis. Kami mengimbau seluruh masyarakat Desa Landak untuk bersama-sama menghemat penggunaan air dan menggunakannya sesuai kebutuhan,” ujar Amirullah, Minggu (30/8/2026).

‎Menurutnya, penggunaan air secara bijak menjadi semakin penting seiring berkurangnya ketersediaan sumber air.

Masyarakat diharapkan dapat menghindari penggunaan air secara berlebihan serta memprioritaskan kebutuhan yang bersifat pokok.

‎Amirullah juga mengingatkan warga agar mencegah berbagai bentuk pemborosan air, baik di rumah maupun di lingkungan sekitar.

Salah satunya dengan segera memperbaiki keran atau saluran air yang mengalami kebocoran serta menggunakan air secukupnya untuk berbagai aktivitas sehari-hari.

‎“Ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Desa dan pengelola PAM, tetapi kita semua harus memiliki peran dalam menjaga ketersediaan air. Jika digunakan secara hemat dan sesuai kebutuhan, tentu akan lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari sumber air yang tersedia,” tegasnya.

‎Menurut Amirullah, kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga persediaan air agar tetap dapat memenuhi kebutuhan bersama. Karena itu, warga diharapkan dapat saling mengingatkan dan membangun kepedulian dalam menggunakan air secara bijak.

‎Pemerintah Desa Landak bersama petugas pengelola PAM juga akan terus memantau kondisi sumber air serta kebutuhan masyarakat selama musim kemarau berlangsung.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan sekaligus menentukan langkah yang diperlukan apabila ketersediaan air semakin berkurang.

‎“Yang terpenting adalah kita harus bijak memanfaatkan air. Mari gunakan air sesuai kebutuhan dan berdasarkan skala prioritas, sehingga persediaan yang ada dapat bertahan lebih lama dan dimanfaatkan bersama,” pungkas Amirullah.

‎Pemerintah Desa Landak kembali mengajak seluruh masyarakat menjadikan penghematan air sebagai gerakan bersama.

Penggunaan air secara hemat bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap imbauan pemerintah, tetapi juga merupakan wujud kepedulian dalam menjaga ketersediaan salah satu kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau.

‎Penulis: Alex
‎Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here