BATAM, SIJORITODAY.com โ Ditreskrimum Polda Kepri bertindak cepat menyelidiki kasus penganiayaan terhadap siswa di SMK Penerbangan Dirgantara Kota Batam yang sebelumnya sempat viral.
Setakat ini, Ditreskrimum telah melakukan penyelidikan terhadap lima orang korban berinisial IN, SA, RA, GA dan FA.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, laporan penganiayaan terhadap kelima korban sudah dibuat. Ini merupakan bentuk respon cepat polisi terhadap kasus kekerasan itu.
โณKasus penganiayaan ini sedang ditangani oleh penyidik Dit Reskrimum Polda Kepri, Laporan Polisi nya sudah dibuat yaitu Laporan Polisi nomor : LP-B / 138 / XI / 2021 / SPKT-Kepri,” katanya saat didampingi Dir Reskrimum Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian, Kasubdit IV Dit Reskrimum Polda Kepri AKBP Achmad Suherlan, Pendamping UPTD PPA Kepri Tetmawati Lubis dan Ketua KPPAD Batam Abdillah, Jum’at (19/11/2021).
Harry menyampaikan, saat ini penyidik masih terus melakukan penyelidikan. Hasil sementara, diketahui korban ini telah mengalami kekerasan sejak duduk di kelas 1 sampai korban duduk di kelas 3.
Kekerasan yang dialami korban mulai dari kekerasan verbal, fisik termasuk juga menggunakan rantai.
โณDit Reskrimum Polda Kepri sudah melayangkan surat untuk permintaan Visum Et Repertum kemudian juga sudah melakukan penyitaan terhadap dokumen foto korban saat dirantai,” ujar Harry.
Jika terbukti bersalah, para pelaku tindak kekerasan akan dijerat dengan Pasal 80 Jo Pasal 76 huruf C UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak.
Penyidik juga akan menerapkan Pasal 354 KUHP tentang Penganiayaan Berat dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.
Pendamping UPTD PPA Kepri Tetmawati Lubis mengapresiasi respon cepat Kepolisian menyelidiki kasus kekerasan ini.
โณTerima kasih Polda Kepri atas respon cepatnya dalam penanganan kasus ini cepat diselidiki dan kami dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Kepri sifatnya pendampingan terhadap korban,” ucapnya.
Hal senada juga diucapkan oleh Ketua KPPAD Batam Abdillah, ia turut mengapresiasi langkah cepat merespon informasi dari KPPAD terkait adanya kekerasan terhadap pelajar itu.
โณKami sangat mengapresiasi sekali atas langkah pihak Kepolisian merespon cepat informasi yang kami sampaikan, temuan-temuan yang kami sampaikan di respon dengan cepat oleh Polda Kepri dan terima kasih juga kepada UPTD PPA Provinsi Kepri atas pendampingan terhadap anak-anak yang menjadi korban,” tambahnya. (*)
Editor: Nuel










































