Insentif Guru Honorer Sekolah
Wahyu Wahyudin, Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau.

BATAM,SIJORITODAY.com – Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin mengapresiasi kebijakan Gubernur Ansar Ahmad yang akan memberikan tambahan insentif bagi guru non ASN.

Menurut Wahyu, tambahan insentif ini sudah lama di nantikan oleh guru-guru non ASN yang merupakan garda terdepan mencerdaskan penerus bangsa.

Tambahan insentif merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap guru non ASN yang selama ini luput dari perhatian.

Insentif akan meningkatkan kesejahteraan guru non ASN sehingga semakin semangat dan berinovasi dalam mengajar.

“Saya sangat setuju insentif guru non ASN di naikkan, mereka garda terdepan pendidikan bangsa. Saya sangat mengapresiasi itu jika dilakukan oleh Gubernur,” katanya, Jum’at (11/3/2022).

Kendati demikian, Anggota Fraksi PKS ini meminta agar tambahan insentif juga di berikan kepada guru honorer sekolah.

Saat ini gaji honorer SMA di kisaran Rp 1.500.000 per bulan dan SMK Rp 2.700.000 per bulan karena ada pelajaran praktek.

Gaji ini terbilang kecil untuk memenuhi kebutuhan hidup seorang guru, belum lagi biaya akomodasi dari rumah ke sekolah.

Wahyu meminta agar guru honorer sekolah turut menjadi penerima insentif tambahan dari Pemprov Kepri.

“Jangan pilih kasih dan tebang pilih, mereka juga berharap menjadi prioritas untuk penambahan insentif,” pintanya.

Wahyu menambahkan, ia dan Fraksi PKS akan mengawal kebijakan insentif tambahan bagi guru non ASN dan memastikan guru honorer sekolah menjadi salah satu penerima.

“Guru honorer sekolah akan sangat bahagia jika ini terealisasi, mengingat mereka tidak masuk dalam PTK non ASN,” tambahnya.

(Bora)
Editor: Nuel

Baca Juga : Pemprov Kepri Akan Tambah Insentif Guru Non ASN

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here