PEKANBARU,SIJORITODAY.com – Komisi IV DPRD Provinsi Riau melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, dengan agenda evaluasi kegiatan anggaran tahun 2021, dan kegiatan tertinggal ditahun anggaran 2022, serta program kegiatan pada anggaran tahun 2023 diruang rapat Komisi IV DPRD Provinsi Riau, Jumat (4/3/2022)
Rapat RDP ini dipimpin oleh Sekretaris Komisi IV Almainis beserta Anggota Komisi lainnya, antara lain Farida H. Saad, Diondo Simatupang, Adam Syafaat, Syafrudin Iput, Yuyun Hidayat, Nurzafri, dan turut dihadiri Kepala Dinas ESDM provinsi Riau Evarefita yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Ketenaga Listrikan Yuda Patricia, Kabid beserta jajaran lainnya.

Pada RDP ini, Evarevita menjelaskan tentang kinerja di tahun anggaran 2021 dengan rasio sekitar 92% yang masih jauh dari RE Nasional.
“Nasional memaksakan kita 99% menjadi target yang teraliri listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) per-Kabupaten/Kota di Provinsi Riau, dan itu masih rendah. Ketika menjadi bagian infrasruktur, kita tidak bisa melaksanakannya, dan jika tidak bergabung dengan PLN dipastikan sangat sedikit sekali capaian kinerja kami,” Ujar Evarevita.
Anggota Komisi IV Farida H. Saad dalam RDP itu mengatakan masih banyak desa-desa yang belum teraliri listrik.
“Dusun Kulim, Desa Sungai Meranti, dimana masyarakat mengharapkan desanya tetaliri oleh listrik. Jadi kami minta hal ini dimasukan ke anggaran tahun 2022, dan merealisasikannya,” ungkap Farida.
Menanggapi pernyataan Anggota Komisi IV ini, Evatevita Menjelaskan pada tahun 2022 ini akan melaksanakan pembangunan yang terkait ketenagalistrikan dengan alokasi anggaran yang terbatas untuk melistriki 2000-3000 rumah tangga.
Dijelaskannya lebih lanjut, Kemendagri nomor 050/2021 menyatakan konservasi energi bukanlah kewenangan pemerintahan provinsi (Pemprov). Sehingga kegiatam konservasi energi tidak dapat dianggarkan. Saat ini Kemendagri sedang merancang Perpres pelimpahan pelaksanaan konservasi energi kewenangan Pemprov.
Wakil ketua Komisi IV Almanis mengatakan, intinya aspirasi yang diberikan oleh Komisi IV untuk masyarakat. Harapanya segera dilaksanakan secepat mungkin, sehingga terlihat kinerjanya, dan dalam waktu dekat akan memanggil Kembali Dinas ESDM Provinsi Riau dan PLN terkait kerjasama.
(Adv/Superleni)
Editor : Riandi









































