
BATAM,SIJORITODAY.com – Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin meminta Pemprov Kepri melalui DPMPTSP terus berkomitmen memberikan kemudahan pelayanan perizinan bagi investor untuk berinvestasi di Kepri.
Wahyu menerangkan, layanan perizinan yang tidak prima bisa menjadi preseden buruk dan menurunkan kepercayaan investor untuk berinvestasi.
Ia pun mendorong agar para ASN diberikan pelatihan untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan.
“Hal yang sangat penting selain membuat program-program perbaikan kualitas pelayanan turut diperhatikan aspek sumber daya aparatur pelaksana dari pemberian pelayanan publik,” katanya, Kamis (21/7/2022).
Wahyu juga mendorong Pemprov Kepri melahirkan inovasi baru untuk memberikan kemudahan perizinan dengan merancang sistem elektronik yakni One Single Submission (OSS).
DPMPTSP berperan sebagai leading sektor sistem elektronik ini dan terintegrasi dengan pelayanan perizinan di tiap OPD.
“Pemprov harus mulai berbenah merancang OSS, kita harus gunakan teknologi untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan,” ujarnya.
Anggota Fraksi PKS itu juga menyoroti sebaran investasi yang belum merata dan masih terpusat di dua daerah yakni Kabupaten Bintan dan Kota Batam.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketimpangan ekonomi antar Kabupaten/Kota. Ia pun mendorong Pemprov Kepri menawarkan investasi di Kabupaten Natuna, Lingga, Anambas, Karimun, dan Tanjungpinang.
“Investasi masih berkutat di Bintan dan Batam, sudah bisa dipikirkan juga investasi di Kabupaten/Kota lainnya,” tuturnya.
Wahyu pun mendorong Pemprov Kepri menyusun master data peluang investasi di masing-masing daerah dan gencar melakukan promosi menarik investasi.
Selain itu, Pemprov Kepri juga perlu melakukan pemerataan infrastruktur pendukung investasi di tiap-tiap daerah.
“Pemprov Kepri harus menyusun peta peluang investasi berdasarkan potensi masing-masing daerah. Dengan peta ini, kita bisa mengetahui kelemahan dan kelebihan tiap daerah dan mencarikan investasi yang tepat,” tambahnya. (*)
Editor: Nuel









































