Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Sirajudin Nur dalam lawatan nya ke SMKN 1 Moro belum lama ini.

BATAM,SIJORITODAY.com – Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Sirajudin Nur mendesak Pemprov Kepri menambah guru pengampu mata pelajaran produktif di SMK.

Sirajudin menyebut, jumlah guru produktif di SMK masih jauh dari kata cukup.

Ia mencontohkan SMKN 1 Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun yang hanya dimana hanya terdapat 3 guru produktif dengan gaji Rp500 ribu perbulan

Kekurangan guru produktif, selain disebabkan gaji yang sangat rendah, juga disebabkan oleh pembangunan SMK yang tidak dibarengi dengan penyiapan guru produktif.

Padahal guru produktif sangat dibutuhkan karena mengajar mata pelajaran yang sesuai dengan kejuruannya.

“Kekurangan guru produktif dan rendahnya gaji guru produktif yang hanya Rp500 ribu per bulan di beberapa SMK di Kepri harus segera ditindaklanjuti Kepala Daerah. Jangan dibiarkan. Kebijakan Kepala Daerah diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini,” katanya, Rabu (3/8/2022).

Sirajudin pun mengusulkan agar Pemprov Kepri menambah guru produktif dengan memanfaatkan tenaga ahli industri yang kompeten untuk mengajar.

Pemprov Kepri juga dapat melakukan alih fungsi guru-guru yang mengampu mata pelajaran umum menjadi guru produktif dan memetakan penyaluran guru produkif agar tidak terjadi kesenjangan antar sekolah.

Mengenai persoalan rendahnya gaji guru produktif yang berstatus honorer yang selama ini gajinya bersumber dari dana BOS, bisa diselesaikan dengan kebijakan standarisasi gaji produktif di semua lembaga pendidikan vokasi melalui kebijakan Kepala Daerah.

“Saya kira jika Pemerintah serius, masalah ini bisa dituntaskan. Karena itu tidak cukup dengan political will saja, tapi yang paling penting adalah Political Action. Kita tunggu itikad baik pemerintah mengurusi persoalan guru produktif ini,” tambahnya. (*)

Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here