
BATAM,SIJORITODAY.com – Jemaat Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Zebulon Batam berbondong-bondong ke gereja sejak pukul 03.00 subuh untuk merayakan hari Paskah, Minggu, (9/4/2023).
Paskah merupakan hari kebangkitan atau tiga hari setelah Yesus mati disalib.
Perayaan Paskah yang diikuti ratusan jemaat itu dipimpin Pendeta Meiske Kolanus Paransi.
Dalam khotbahnya, Meiske mengajak para jemaat untuk merasakan kuasa kebangkitan Yesus dalam seluruh aktivitasnya.
“Jangan hanya merayakan paskah secara seremoni tapi rasakanlah kuasa kebangkitan-Nya. Berilah diri kita diatur oleh Tuhan,” katanya.
Menurutnya kebangkitan Yesus melalui peristiwa Paskah mampu mengubah hati hingga masa depan manusia.
Bagi umat Kristen, jika Yesus tidak bangkit maka manusia akan tetap hidup dalam dosa.
“Upah dosa itu maut. Maka kebangkitan-Nya menjadikan kita sebagai manusia baru,” ujarnya.
Perayaan Paskah di jemaat GPIB Zebulon Batam berlangsung khidmat dengan tema Family Time.
Kegiatan seru dalam perayaan Paskah jemaat GPIB Zebulon adalah mencari telur paskah.
Jika biasanya kegiatan ini hanya dilakukan oleh anak-anak, tahun ini pencarian dilakukan oleh semua anggota keluarga jemaat yaitu orangtua bersama anak-anak.
Dalam kegiatan ini, anak-anak juga diajari bagaimana bisa berbagi dengan teman-teman mereka yang tidak menemukan telur Paskah selama proses pencarian.
Alhasil ada anak-anak yang menemukan banyak bendera yang akan ditukarkan dengan telur memilih membagikannya dengan anak-anak lainnya. (*)
Editor: Nuel










































