Said Sudrajat, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepulauan Riau. F:Sijoritoday.com/Sunar

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mencatat tren budidaya perikanan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepulauan Riau, Said Sudrajat mengatakan, pergeseran nelayan tangkap ke budidaya itu disebabkan berbagai faktor.

Ia ungkapkan, faktor yang paling dominan yakni semakin berkurangnya hasil tangkapan dan cuaca ekstrem.

“Sejauh ini tren budidaya semakin meningkat karena hasil tangkapan semakin berkurang,” katanya di Tanjungpinang.

Said menjelaskan, peralihan tren perikanan tangkap ke budidaya berlangsung secara bertahap.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad didampingi Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKP Kepri, Ulia Fachmi saat panen ikan di Kabupaten Bintan. F:Sijoritoday.com/DKP Kepri

Para pembudidaya masih didominasi masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai nelayan tangkap dan nyambi menjadi pembudidaya ikan.

“Masyarakat pesisir itu kan punya armada, hasil tangkapan dijual, lalu yang reject (nggak laku) itu mereka jadikan pakan ikan,” jelasnya.

Kendati demikian, DKP Kepri mengganggap ini sebagai angin segar bagi perkembangan sektor budidaya perikanan.

“DKP Kepri menyediakan bantuan penunjang budidaya, dan kita berikan pendampingan secara berkala kepada mereka,” imbuhnya.

Penulis: Sunar
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here